1.146 orang masih ditampung di sejumlah tempat meski Yalimo mulai kondusif

Salah satu bangunan yang dibakar saat kejadian Selasa (28/6/2021) malam. -Jubi/Istimewa

Papua No.1 News Portal | Jubi

Wamena, Jubi – Pasca-pembakaran sejumlah bangunan baik itu perkantoran pemerintah, toko, dan kios di Elelim ibu kota Kabupaten Yalimo, pada Selasa (28/6/2021), kini situasi di daerah tersebut berangsur kondusif.

Dandim 1702/Jayawijaya, Letkol Inf. Arif Budi Situmeang saat dikonfirmasi via telepon, Kamis (1/7/2021), mengatakan saat ini kondisi keamanan mulai kondusif. “Aparat keamanan TNI Polri hingga kini masih berjaga di Elelim untuk menghindari aksi serupa saat hari pertama kejadian,” katanya.

Ia menyebut ada sekitar 1.146 warga yang saat ini memilih untuk mencari perlindungan diri di sejumlah tempat seperti di Koramil Elelim 423 orang, Kodim Kerangka Yalimo 77 orang, Polres Yalimo 526 orang, Gereja GJRP 80 orang, dan Gereja Kingmi 40 orang.

Hal ini, kata Dandim, hanya untuk memulihkan kondisi masyarakat dan tidak diungsikan ke Wamena , ambil melakukan pendataan tentang jumlah masyarakat maupun kerugian yang dialami. “Tidak ada korban jiwa maupun warga yang perlu perawatan medis,” katanya.

Ia juga mengakui jika akses jalan darat dari Wamena ke Yalimo telah dibuka, setelah sebelumnya warga melakukan pemalangan jalan, baik dari Wamena maupun Jayapura. Selain itu TNI juga telah mengirim 45 personel ke Yalimo dari Jayawijaya melalui jalan darat, sambil membawa bahan makanan bagi warga yang memilih mengungsi di sejumlah tempat tersebut.

“Saat ini pihak keamanan terus berupaya untuk mengendalikan situasi di Yalimo, agar tidak terus berdampak bagi masyarakat akibat adanya ketidakpuasan terhadap putusan MK terkait hasil PSU Yalimo,” katanya.

Sehari setelah kejadian, seorang warga di Elelim yang enggan disebutkan namanya saat dihubungi mengatakan, pada Rabu (30/6/2021), massa kembali melakukan pembakaran fasilitas umum dan kantor pemerintahan di kota tersebut.

Loading...
;

“Massa mulai melakukan pembakaran lagi, asap terlihat di mana-mana, kantor-kantor semua sudah dibakar massa,” katanya.

Ia menambahkan jika banyak warga saat ini masih mengungsi ke Koramil dan Polres, meski dengan peralatan seadanya serta persediaan bahan makanan yang terbatas. “Ada yang di Koramil ada juga di Polres, untuk sementara kami di sini (Elelim) saja karena jalan ke Wamena dipalang,” katanya. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top