HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

1.414 kasus positif korona tersebar di 31 provinsi

Ilustrasi virus korona penyebab COVID-19. - pixabay.com
Ilustrasi virus korona penyebab COVID-19. – pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Yogyakarta, Jubi โ€“ Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto menyatakan pertambahan kasus baru positif korona pada Senin (30/3/2020) mencapai 129 baru. Dengan penambahan itu, total jumlah kasus positif korona di Indonesia telah mencapai 1.414 kasus yang tersebar di 31 provinsi.

“Sepanjang 29 Maret hingga 30 Maret 2020 pukul 12.00, ada penambahan konfirmasi kasus positif sebanyak 129 orang. Sehingga total kasus positif sekarang menjadi 1.414 kasus. ย Ada penambahan kasus sembuh 14 orang, sehingga total pasien positif korona yang sembuh 75 orang. Masih ada [penambahan] kasus kematian, delapan orang, sehingga total kasus kematian adalah 122 orang,” kata Yurianto dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin.

Kasus positif korona itu tersebar di 31 provinsi di Indonesia, di mana Provinsi Bangka Belitung menjadi provinsi terbaru dalam daftar provinsi yang memiliki kasus positif korona. Penambahan kasus baru positif korona paling banyak terjadi di Jawa Barat, dengan 25 kasus baru positif korona, disusul DKI Jakarta (24 kasus), dan Banten (22 kasus).

Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyatakan hingga sejak Minggu (29/3/2020) hingga Senin pukul 12.00 tidak ditemukan kasus baru positif korona di Papua dan Papua Barat. Dengan demikian, jumlah kasus positif korona di Papua tetap sembilan orang, sementara jumlah kasus positif korona di Papua Barat tetap dua orang.

Yurianto mengingatkan, hingga Senin masih terjadi penularan virus korona. “Penularan di luar masih terjadi, kasus positif masih bertambah. Saya mengingatkan sekali lagi, jaga jarak, jangan berdekatan, hindari tempat berkumpul yang padat, dan cuci tangan pakai sabun. Hindari menyentuh wajah, patuhi etika batuk dan bersih,” kata Yurianto.

Ia menyatakan pemerintah terus berupaya mencukupi kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) para tenaga medis yang merawat Pasien dalam Pengawasan (PDP) dan pasien positif korona. “Pemerintah telah mengadakan 191.666 set APD, seluruhnya telah terdistribusi ke seluruh provinsi dan RS yang membutuhkan. Sejumlah 12.272.500 masker bedah juga sudah terdistribusi, juga 133.640 buah masker N95 yang telah terdistribusi. Selain itu, ada 425 ribu set alat rapid test yang telah didistribusikan,” kata Yurianto.

Loading...
;

Menurutnya, pemerintah juga terus menambah kapasitas untuk menangani pandemi Covid-19. “RS darurat di Wisma Atlet sudah merawat inap 411 orang. RS rujukan nasional yang telah dipersiapkan telah bisa menambah ruang isolasi bertekanan negatif, sehingga kini ada 1.967 ruang isolasi bertekanan negatif,” kata Yurianto.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa