Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

Papua barat
Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat, Otto Parorongan, bersama tim Satgas, menerima 12.040 dosis vaksin termin II di bandara Rendani Manokwari. Sabtu,23/1/2021 - Jubi/Hans Arnold Kapisa

10.224 Nakes terdata sebagai penerima vaksin di Papua Barat

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Sebanyak 10.224 tenaga kesehatan (Nakes) di Provinsi Papua Barat sudah mendaftarkan diri untuk menerima vaksin covid-19 lewat aplikasi.

“Nakes penerima vaksin yang mendaftar sudah mencapai 10.224 orang, tersebar di 12 Kabupaten/1 kota. Nakes terdaftar inipun tak saja dari instansi Pemerintah tapi juga Nakes dari unsur TNI/Polri dan swasta,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat, Otto Parorongan di Manokwari, Sabtu (23/1/2021).

Sejak pencanangan vaksinasi Covid-19 pada 14 Januari lalu, sampai saat ini belum ditemukan keluhan ikutan pasca vaksinasi di Papua Barat. Namun vaksinasi kedua dijadwalkan pada tanggal 28 Januari 2020.

“Saya salah satu yang divaksin pertama pada tanggal 14. Sampai saat ini saya baik-baik saja, tidak ada gejala ikutan. Kami akan kembali divaksin pada tanggal 28 Januari nanti,” ujar Otto.

Sementara, juru bicara Satgas Covid-19 Papua Barat, dr.Arnold Tiniap, mengatakan bahwa vaksin Covid-19 bukanlah obat. Cara kerja vaksin Covid-19 hanya untuk melemahkan virus dan menambah kekebalan tubuh. Oleh karena itu protokol kesehatan masih tetap yang utama.

“Vaksin Covid-19 sudah ada, tapi bukan berarti kita abai terhadap protokol kesehatan. Virus ini masih ada di antara kita dan sangat mengancam. Tetap pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak di tempat umum,” ujar Tiniap.(*)

Editor: Angela Flassy

Loading...
;
Scroll to Top