Follow our news chanel

11 pelatih sepak bola PON Papua lolos administrasi

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Papua, Nico Dimo mengatakan, dari 15 calon pendaftar pelatih tim sepak bola PON Papua 11 diantaranya dinyatakan lolos administrasi dan empat lainnya gugur.

"Dari seleksi administrasi dari 15, empatnya gugur sedangkan 11 lainnya lolos administrasi," kata Nico Dimo dalam rilis yang diterima Jubi, Minggu (27/1/2019).

Kata Dimo, 11 calon pelatih sepakbola PON tersebut diantaranya, Thoushika Oktafia Astevelien Iba, Tomas Alfa Eduson Madjar, Frengky Samay, Amnis Kogoya, Priagung Dani Atmojo, Litasaputlitawati Tuasikal, M. Jafar Tuasikal, Eduard Ivakdalam, Daniel Wimsiwor, Hanafing, dan Mial Balebata Armand.

"Dari 11 calon tersebut ada enam pria dan lima wanita. Untuk yang lolos nantinya diharapkan menyiapkan program latihan dan target mereka untuk dipaparkan dihadapan Exco dan dan panelis yang diundang oleh Asprov yaitu dari satu orang akademisi dan dua orang dari profesional," ujarnya.

Penyampaian paparan tersebut kata dia, akan dilaksanakan pada Rabu (30/1/2019) mendatang.

"Nanti tanggal 2 Februari 2019 mendatang baru akan kami umumkan siapa pelatih defenitif untuk sepakbola PON Papua," katanya.

Loading...
;

Tugas selanjutnya dari pelatih terpilih akan bertugas melakukan seleksi untuk sepakbola PON Papua 2020, baik putra maupun putri.

"Ada 70 atlet putra dan 40 atlet putri sepak bola yang akan dilakukan seleksi oleh pelatih terpilih. Semua ini akan kami serahkan semuanya ke pelatih terpilih, karena itu adalah tanggungjawabnya," ujarnya.

Pihaknya berharap dari perekrutan pemain yang akan dilakukan langsung oleh pelatih kepala terpilih, baik oleh pelatih putra dan pelatih putri dari jumlah yang ada akan mengerucut sampai pada 27 atau 30 pemain dan selanjutnya mereka ini yang akan menjalani pelaksanaan Training Center (TC) tim sepakbola Papua.

Sebelumnya, mantan kapten tim PON XIII Irian Jaya, Ferdinand Fairyo atau biasa akrab dipanggil Nando berpendapat ke-15 calon pelatih yang sudah resmi mendaftar tentu adalah figur yang sangat siap bekerja demi mempersembahkan medali emas buat Papua.

"Banyak yang mendaftar tetapi nanti sedikit yang terpilih. Kita berharap Asprov PSSI Papua dibawah kendali Benhur Tomi Mano bersama para anggota Exco memilih yang terbaik," katanya kepada Jubi belum lama ini.

Semangat dan ambisi PSSI Papua mengunci tiga medali emas pada PON XX tahun 2020 di rumah sendiri dari cabang prestise yakni sepak bola putra, sepak bola putri atau Galanita dan futsal harus bisa terwujud.

"Untuk mencapai tujuan itu Asprov PSSI Papua harus sehati bekerja dengan bijaksana. Tidak boleh mengenal istilah titipan, tempelan, keluarga, kerabat atau faktor suka dan tidak suka, dalam memilih pelatih tim PON Papua," tegasnya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top