1100 nelayan di Kota Jayapura sudah memegang kartu Kusuka

Nelayan Kampung Hamadi memarkirkan perahunya seusai melaut - Jubi/Ramah
1100 nelayan di Kota Jayapura sudah memegang kartu Kusuka 1 i Papua
Nelayan Kampung Hamadi memarkirkan perahunya seusai melaut – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura, Elsye Rumbekwan mengatakan pihaknya telah mendistribusikan kartu Kusuka bagi 1.100 orang nelayan di Kota Jayapura, Papua. Selain menjadi kartu identitas, kartu Kusuka itu juga menjadi bukti kepesertaaan asuransi kecelakaan saat melaut.

Rumbekwan menyatakan total jumlah nelayan di Kota Jayapura mencapai 2.000 orang, dan sejumlah 1.100 orang diantaranya telah memegang kartu Kusuka. “Kartu Kusuka itu bisa didapatkan setelah nelayan membayar premi asuransi Rp175 ribu melalui bank. Itu asuransi khusus bagi nelayan,” kata Rumbekwan di Jayapura, Jumat (15/3/2019).

Menurutnya, penerbitan kartu Kusuka sebagai identitas dan bukti kepesertaan asuransi nelayan itu merupakan program Kementerian Kelautan dan Perikanan. “Kami melakukan sosialisasi pentingnya asuransi, terutama bagi nelayan yang mencari ikan di perairan sejauh lebih dari 50 mil dari darat. Nelayan ternyata sangat antusias untuk mengurus asuransi nelayan,” ujarnya.

Rumbekwan menjelaskan, selain memiliki manfaat perlindungan asuransi jiwa, kartu Kusuka juga memberikan perlindungan asuransi terhadap peralatan kerja seperti mesin kapal, ataupun biaya pendidikan anak nelayan. Nelayan yang ingin mendapatkan kartu Kusuka harus mendaftarkan diri kepada Dinas Perikanan Kota Jayapura.

“Data seluruh nelayan yang sudah melapor kami kirimkan ke Kementerianuntuk diverifikasi dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Jika data pekerjaan yang tertera di KTP bukan nelayan, data pendaftar otomatis tidak dapat dimasukkan dalam sistem peserta Kusuka. Jadi, kami mengimbau nelayan yang ingin mendaftar untuk mendapatkan kartu Kusuka memperbaiki data kependudukannya dulu,” kata Rumbekwan.

Karena akan menjadi bukti kepesertaan asuransi, para pemohon kartu Kusuka juga diwajibkan mencantumkan data ahli waris. Rumbekwan meminta nelayan yang belum mendaftarkan pernikahannya di Kantor Catatan Sipil untuk terlebih dahulu mendaftarkan pernikahannya sebelum mengajukan permohonan kartu Kusuka.

Loading...
;

Salah satu nelayan di Kampung Nelayan Hamadi, Marani mengaku tidak tahu keberadaan program kartu Kusuka itu. Akan tetapi, ia menyambut baik program itu. “Saya baru dengar. Setelah ini saya langsung urus karena ini sangar penting terutama bagi nelayan yang melaut jauh. Harapan saya pemerintah gencar memberikan sosialisasi agar semua nelayan mendapatkan kartu Kusuka,” jelasnya. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top