Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

14 tahun bekerja, MRP tidak tinggal diam

Ketua Majelis Rakyat Papua
Ketua Majelis Rakyat Papua atau MRP, Timotius Murib. - Jubi/Mawel
14 tahun bekerja, MRP tidak tinggal diam 1 i Papua
Ketua Majelis Rakyat Papua atau MRP, Timotius Murib. – Jubi/Mawel

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi –  Ketua Majelis Rakyat Papua atau MRP, Timotius Murib menyatakan selama 14 tahun berdiri, para anggota MRP periode pertama hingga periode ketiga ini tak pernah tinggal diam untuk memperkuat upaya perlindungan bagi orang asli Papua. Lembaga yang beranggotakan para wakil kelompok masyarakat adat, agama, dan perempuan Papua itu terus bersuara, menyatakan apa yang mereka lihat, dengar, dan rasakan.

“Sesungguhnya MRP tidak diam. MRP bersentuhan dengan semua orang dan semua masalah,” ujar Murib saat memberikan sambutan dalam peringatan 14 tahun MRP yang berlangsung di halaman belakang Kantor MRP di Kota Jayapura, Papua, Selasa (5/11/2019).

Peringatan 14 tahun MRP itu berlangsung sederhana dan dalam suasana kekeluargaan. “Kita tidak [membuat perayaan yang] meriah, karena situasi Papua saat ini. Orang Papua lagi dirundung duka,” kata Ketua MRP, Timatius Murib sambutannya.

Murib menyebutkan anggota MRP periode ketiga berupaya merumuskan langkah konkret untuk menjalankan mandat merlindungi manusia dan Tanah Papua. “[Kami] kerja keras mewujudkan substansi perlindungan manusia dan tanah Papua,” kata Murib.

Murib mengatakan MRP telah membentuk sejumlah Panitia Khusus (Pansus). Pansus itu bekerja keras dengan tiga Kelompok Kerja lembaga itu, antara lain dengan melakukan  kunjungan kerja ke berbagai daerah, melakukan konsultasi publik, menjalankan investigasi, dan merumuskan sejumlah maklumat.

“Ada sembilan maklumat yang kami terbitkan. Sebagian orang anggap tidak bernilai, tetapi itu upaya melindungi manusia dan tanah Papua,”ungkapnya.

Loading...
;

Asisten I Setda Provinsi Papua, Doren Wakerkwa ketika membacakan sambutan tertulis Gubernur Papua mengatakan MRP punya kewenangan melindungi hak-hak hidup dan milik orang asli Papua. “Semua yang namanya pelindung an dan penyelamatan tanah dan orang asli Papua MRP silahkan laksanakan karena itu ada jaminan UU otonomi khusus Papua nomor 21 tahun 2001,” kata Wakerkwa.

Wakerkwa menyatakan MRP dalam menjalankan wewenangnya perlu bekerja sama dengan semua pihak dan lembaga pemerintah di Provinsi Papua. “MRP sinergisitas dan koneksitas dengan Pemerintah Provinsi Papua, Kapolda dan Pangdam untuk melindungi hak-hak orang asli Papua,” kata Wakerkwa.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top