HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Pandemi korona, hanya 18 calon mahasiswa asal Papua yang keluar Papua

papua-siswa-SMA
Ilustrasi siswa SMA di Papua - Jubi. Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Makassar, Jubi – Kepala Dinas Pendidikan Papua, Chistian Sohilait, menyatakan pada masa penerimaan mahasiswa baru di tengah pandemi korona tahun ini, tercatat hanya 18 calon mahasiswa asal Papua yang berangkat untuk melanjutkan pendidikan di provinsi lain.

Pernyataan ini dikatakan dikatakan Christian Sohilait dalam diskusi daring “Otsus, Pendidikan, dan Masa Depan Papua,” Senin (13/7/2020).

“Selama (pandemi) korona, anak-anak Papua lulusan SMA yang keluar Papua, dari pelabuhan Jayapura, hanya 18 orang. Mereka hendak kuliah di Universitas Pertahanan di Bogor, Jawa Barat,” kata Christian Sohilait.

Menurutnya, meski pandemi korona masih mewabah pada tahun ajaran baru kini, namun pihaknya tetap melaksanakan program Afirmasi Pendidikan Menengah atau ADEM. Kini, Dinas Pendidikan Provinsi Papua sementara melakukan seleksi terhadap pendaftar program itu.

“Kalaupun anak-anak lulus, kami akan sebar ke sekolah-sekolah SMA terbaik di Papua dulu. Tidak keluar dari Papua,” ujarnya.

Kata Kepala Dinas Pendidikan Papua, jika pandemi korona telah berlalu dan ada di antara siswa program ADEM ingin bersekolah di luar Papua, tidak masalah.

“Kalau untuk [kelanjutan program] ADIK (Afirmasi Pendidikan Tinggi) belum ada informasi,” ucapnya.

Loading...
;

Anggota komisi bidang pendidikan DPR Papua, Natan Pahabol, mengatakan sebaiknya belajar offline dimulai kembali di sekolah wilayah zona hijau penyebaran korona di Papua, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Menurutnya, sebagaian besar daerah zona hijau di Papua berada di wilayah pegunungan yang memiliki keterbatasan akses jaringan internet. Kondisi itu tidak memungkinkan diberlakukannya belajar daring di daerah itu.

“Kalaupun belajar melalui media televisi dan radio, tidak semua siswa memiliki televisi dan radio di rumahnya. Selain itu, di pedalaman belum tentu dapat terjangkau siaran televisi dan radio,” kata Natan Pahabol. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top