Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

Papua
Ilustrasi pandemi Covid-19 - Pexels.com.

2 pasien COVID-19 di Pegunungan Arfak selesaikan masa isolasi

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Satuan Tugas COVID-19 Papua Barat belum belum dapat menjelaskan secara detil tempat isolasi mandiri dua warga Kabupaten Pegunungan Arfak yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus korona pada 19 Februari 2021. Akan tetapi, kedua pasien itu telah menyelesaikan isolasi mandiri mereka.

Juru bicara Satuan Tugas COVID-19 Papua Barat, dr Arnold Tiniap dalam laporan resminya mengatakan kasus positif COVID-19 di Kabupaten Pegunungan Arfak itu terdeteksi dalam pemeriksaan massal pada 18 Februari lalu. Dari 18 warga yang diperiksa, sejumlah 16 orang dinyatakan negatif, dan dua lainnya dinyatakan positif terinfeksi virus korona.

Baca juga: Setelah Ketua PWI Papua Barat hari ini, Besok puluhan wartawan juga divaksin covid-19

Meskipun tidak mengetahui detil isolasi kedua pasien itu, Tiniap menyatakan masa isolasi kedua pasien itu telah selesai. “Dua kasus itu mereka isolasi mandiri, tapi sudah selesai,” kata Tiniap saat dikonfirmasi melalui layanan pesan singkat pada Sabtu (6/3/2021).

Dalam wawancara sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pegunungan Arfak, Andi Salabai menerangkan bahwa pelacakan kontak erat atas kasus positif COVID-19 di wilayahnya belum berjalan secara maksimal. “Di Pegunungan Arfak memang butuh waktu. Sampai saat ini, sosialisasi masih terus kami lakukan, agar masyarakat benar-benar yakin bahwa korona itu ada,” kata Andi belum lama ini. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Scroll to Top