HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

20 miliar dana pilkada siap dialihkan untuk atasi covid-19

Ilustrasi penghitungan suara pilkada di Papua - dok. Jubi.
Ilustrasi penghitungan suara pilkada di Papua – dok. Jubi.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Pemerintah Kabupaten Merauke bakal mengalihkan dana Pilkada 2020 untuk penanggulangan covid-19. Nilainya sekitar Rp20 miliar.

“Ada anggaran (dana hibah) yang belum direalisasikan untuk Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilu dan Polres Merauke. Totalnya sekitar Rp20 miliar, dan itu bisa digunakan untuk kegiatan penanggulangan covid-19,” kata Sekretaris Daerah Merauke Daniel Pauta, Selasa (31/3/2020).

Daniel mengatakan, dari Rp75 miliar alokasi dana hibah utuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Merauke, hanya sekitar Rp64 miliar yang telah dicairkan. Adapun alokasi untuk Badan Pengawas Pemilu maupun Polres Merauke, baru sekitar 50% yang dicairkan.

Komisi II DPR bersama Menteri Dalam Negeri dan KPU, Bawaslu serta Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu telah bersepakat menunda pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Kesepakatan itu dicapai dalam rapat dengar pendapatan, di Jakarta, kemarin. Komisi II pun meminta kepala daerah merealokasikan dana pilkada yang belum terpakai untuk penanganan pandemi covid-19.

“Kami baru menerima hasil rapat tersebut. Namun, surat keputusannya belum diterbitkan,” kata Daniel.

Dia mengaku mereka masih menunggu aturan dari pemerintah pusat tersebut. “Kalau sudah terbit aturan resminya, kami siap melaksanakan. Jika ternyata (jadwal) pilkada hanya digeser ke bulan berikutnya,  (pendanaannya) masih bisa dialokasikan kembali pada APBD Perubahan.”

Loading...
;

KPU Merauke, sebelumnya juga telah menunda sejumlah tahapan Pilkada 2020. Itu sebagai antisipasi dan pencegahan penyebaran covid-19. (*)

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa