TERVERIFIKASI FAKTUAL OLEH DEWAN PERS NO: 285/Terverifikasi/K/V/2018

20 tenaga medis positif korona, IGD RSUD Manokwari ditutup sementara

Papua
RSUD Manokwari. Pelayanan IGD ditutup selama tiga hari. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Pelayanan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (IGD-RSUD) Manokwari, Papua Barat, ditutup selama tiga hari ke depan, pasca 20 tenaga medis terkonfirmasi positif korona.

Direktur RSUD Manokwari, dr.Yodi Kairupan, dalam surat resminya, menginformasikan bahwa layanan IGD-RSUD Manokwari ditutup mulai 29 September sampai dengan 1 Oktober 2020.

“Memperhatikan hasil pemeriksaan swab bagi petugas RSUD Manokwari yang terkonfirmasi positif korona pada 28 September sebanyak 20 orang, maka untuk sementara unit pelayanan IGD di tutup tiga hari sejak tanggal 29 September, dan akan kembali dibuka pada Jumat 2 Oktober 2020,” kata dr.Yodi, Selasa (29/9/2020).

Dia mengatakan, selama penutupan ini, pasien gawat-darurat dapat dirujuk untuk berobat ke RS Angkatan Laut, RS Angkatan Darat, dan RS Bhayangkara Polda Papua Barat.

“Untuk pelayanan ruangan, instalasi dan poliklinik di RSUD Manokwari tetap bejalan seperti biasa, hanya pelayanan IGD yang ditutup. Sekali lagi kami mohon maaf,” tulis Yodi, dalam surat resminya.

Di tempat terpisah, ketua harian satgas Covid-19 kabupaten Manokwari, dr.Henri Sembiring, mengatakan bahwa sejumlah puskesmas yang semula tutup pelayanan sudah kembali melakukan aktivitas pelayanan.

“Puskemas Maripi, Sanggeng dan Pasir Putih sudah buka kembali pelayanan,” katanya. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us