2016, Program Rumah Swadaya di Sorong Raya Ditingkatkan

Sorong, Jubi – Pada tahun 2016 Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat meningkatkan Program Pembangunan Rumah Swadaya di Kota Sorong. Sebelumnya program tersebut sudah berjalan, seperti halnya penyaluran KPR fasilitas pembiayaan perumahan yang suku bunganya 5 persen serta bantuan tunai, termasuk Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang tengah berjalan di tiap kelurahan.

“Sebenarnya program ini sudah berjalan tahun sebelumnya juga, hanya pada kepemimpinan Presiden RI, Ir Joko Widodo dan Jusuf Kalla programnya ditingkatkan, sehingga dapat mengatasi permasalahan perumahan di Indonesia, khususnya Papua Barat,” tutur Dirjend Pembiayaan Perumahan, Maurin Sitorus, kepada sejumlah wartawan, Jumat (18/9/2015 ) usai pertemuan bersama Pemerintah Kota Sorong di Ruang Rapat Walikota Sorong.

Sedangkan untuk kriteria bagi yang ingin mendapatkan bantuan tersebut terutama adalah masyarakat yang mempunyai penghasilan rendah serta belum memiliki rumah. Dalam perjalanan program ini, lanjut Maurin, yang menjadi kendala adalah masalah tanah. Karena itu, masalah tersebut harus diselesaikan dengan baik oleh Pemerintah Daerah, Badan Pertanahan Nasional dan Pemerintah Pusat.

Ia mengharapkan agar peranan pemerintah daerah dapat mengatasi masalah pembebasan lahan serta masalah perizinan pembangunan perumahan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sorong, Abdul Rahman mengatakan, pihaknya menyambut baik program yang dicanangkan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk memberikan rumah swadaya rumah di Kota Sorong. Namun sebelumnya Pemerintah Kota Sorong melalui Bappeda Kota Sorong sudah merencanakan untuk membangun perumahan tersebut. Tentunya hal ini berkaitan dengan program dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Kita sudah ajukan proposal, dan pak wali sendiri sudah menandatanganinya,” ujar Rahman.

Dalam pengajuan proposal, Bapeda Kota Sorong mengusulkan untuk kiranya dapat memberikan bantuan sebanyak 200 unit rumah swadaya. Namun untuk realisasinya tahun 2016.

Loading...
;

“Kita ajukan 200 unit rumah yang akan menyebar ke seluruh pelosok Kota Sorog, tapi realisasinya kita belum tahu berapa,” kata Rahman.

Untuk pendanaan guna kelancaran kegiatan tersebut, Rahman mengaku, pihaknya akan bekerjasama dengan pihak swasta (pihak ke-3), pasalnya apabila menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Sorong sangat terbatas.

“Kedepan kita akan berikan undangan kepada pengusaha, pihak bank agar dapat bekerja sama serta berkontribusi kepada daerah, karena kalau pakai APBD, yah saya pikir tidak cukup,” ujarnya. (Niko MB )

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top