Follow our news chanel

Previous
Next
Hari
Jam
Menit
Detik

MENUJU PON PAPUA 2021

Day: October 25, 2018

Minang coffee festival masih sepi peminat

Papua No. 1 News Portal | Jubi , Padang, Jubi – Minang Coffee Festival (Micofest) I yang bertujuan meningkatkan daya saing produk kopi lokal Sumatera Barat belum mampu menarik minat pelaku usaha kopi untuk berpartisipasi. Tercatat peserta yang ikut berpartisipasi di acara itu baru belasan pengusaha.  "Dari sekian banyak pelaku usaha kopi di Sumbar, hanya 12 orang yang menyatakan siap berpartisipasi dan hanya tujuh yang datang," kata Ketua Pelaksana Micofest I, Syaherman, Kamis, (25/10/2018). Padahal, panitia melaksanakan kegiatan di Balai Latihan Kerja (BLK) Padang, yang dimiliki pemerintah yang diharapkan menekan biaya dan menarik minat pelaku usaha kopi berpratisipasi tanpa biaya besar. “Target awal setiap daerah penghasil kopi di Sumbar bisa mengirimkan wakil dalam Micofest tersebut, namun tidak terealisasi sesuai harapan,” kata Syaherman, menambahkan.   Meski sepi peminat, namun ia mengaku untuk work shop barista yang digelar dalam rangkaian festival itu mendapatkan sambutan positif, demikian juga kompetisi barista. Tercatat peserta work shop yang mendaftar dari berbagai daerah mencapai 50orang sementara untuk kompetisi 24 orang. Setidaknya itu bukti inisiatif melaksanakan Micofest  didukung oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu sudah mendapatkan tanggapan dari masyarakat. “Saya berharap pada pelaksanaan tahun kedua, tingkat partisipasi pelaku usaha kopi lokal  makin meningkat,” katanya.

Read More »

Produksi film tentang jurnalis tolak sumbangan dari MBS

Papua No. 1 News Portal | Jubi , Jakarta, Jubi – Sebuah film biopic yang mengangkat kisah hidup jurnalis foto asal Amerika Serikat, Lynsey Addario menjadi sorotan di tengah kasus pembunuhan wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi. Perusahaan produsen film Warner Bros kini sedang menggarap sebuah film berdasarkan memoar Addario, “Its What I Do," yang disutradarai Ridley Scott dan dibintangi aktris Scarlett Johansson. Menurut the Intercept, salah satu sosok terkenal yang terkait dengan film ini adalah Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman atau MBS. Dia dilaporkan tertarik menjadi salah satu penyandang dana pembuatan film ini. Dalam wawancara langsung di jejaring sosial Facebook dengan jurnalis the New York Times, Nicholas Kristof dua hari lalu Addario mengungkap soal alasan Pangeran bin Salman ditolak dari pendanaan film itu. "Scarlett Johansson mengatakan tidak mau. Dia bilang, Orang ini adalah pembuat perang di Yaman. Dia memenjarakan perempuan,'" kata Addario kepada Kristof. Ini bukan kali pertama Johansson dan Addario berada di pihak yang berseberangan. Ia sebelumnya menuai kritik karena menjadi juru bicara bagi perusahaan Israel SodaStream yang beroperasi di Tepi Barat.  Di sisi lain Addario menjadi sorotan lantaran dipaksa untuk melepaskan pakaian ketika digeledah oleh militer Israel.

Read More »

Enam tersangka korupsi RSJ Padang ditahan

Papua No. 1 News Portal | Jubi , Padang, Jubi – Kejaksaan Negeri Padang, Sumatera Barat (Sumbar), resmi menahan enam tersangka kasus dugan korupsi pembangunan fisik di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) HB Saanin Padang. "Setelah dilakukan penyerahan tersangka beserta barang bukti dari polisi ke kami (tahap II) hari ini, para tersangka langsung ditahan," kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Padang, Perry Ritonga, Kamis, (25/10/2018). Para tersangka dalam kasus itu adalah mantan Direktur rumah sakit, berinisial KS selaku Pengguna Anggaran, E selaku kuasa Pengguna Anggaran, dan B sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK). “Tiga tersangka lainnya adalah AW, serta SM sebagai rekanan pengadaan, dan A selaku konsultan pengawas,” kata Ritonga menambahkan.  Sebelum ditahan, para tersangka diperiksa di Kantor Kejari Padang dari pukul 14.00 WIB hingga pukul 19.30 WIB. Mereka langsung digiring ke Rumah Tahanan Anak Air Padang usai pemeriksaan. Menurut Ritonga kasus yang menjerat para tersangka adalah dugaan korupsi pembangunan turap dan penguatan dinding rumah sakit jiwa tahun anggaran 2013, dengan anggaran sebesar Rp 2 miliar.berdasarkan penghitungan BPK RI Perwakilan Sumbar kasus itu merugikan negara sebesar Rp

Read More »
Scroll to Top