Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

25.400 kartu prakerja Papua Barat belum dapat diakses

Seorang warga sedang mengurus kartu kuning atau AK-1 di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura - Jubi/Ramah
25.400 kartu prakerja Papua Barat belum dapat diakses 1 i Papua
Seorang warga sedang mengurus kartu kuning atau AK-1 di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Pemerintah pusat memberikan kuota sebanyak 25.400 kartu prakerja kepada Provinsi Papua Barat, namun hingga saat ini belum ada satu pun yang bisa mengakses.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Provinsi Papua Barat, Frederik Saiduy mengatakan untuk memperoleh kartu tersebut, pekerja harus mendaftar secara mandiri melalui website www.prakerja.go.id.

25.400 kartu prakerja Papua Barat belum dapat diakses 2 i Papua

“Mereka kesulitan untuk masuk ke alamat website ini sehingga belum ada yang bisa melakukan pendaftaran sampai batas waktunya ditutup,” ucap Saidui di Manokwari, Rabu (6/5/2020).

Ia menjelaskan, kartu prakerja merupakan salah satu program yang dimanfaatkan dalam penanganan dampak ekonomi pandemi virus corona. Peserta yang memperoleh kartu ini akan memperoleh santunan sebesar Rp3.650.000/orang selama 3 bulan dari pemerintah pusat.

‘’Cukup besar jatah kartu yang diberikan untuk Papua Barat. 25.400 lembar, itu bukan angka kecil. Sayangnya tidak dapat dinikmati karena sulitnya mengakses masuk untuk mendaftar,’’ ujarnya lagi.

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Syarat Kerja Disnakertrans Papua Barat Ermawati Siregar pada kesempatan terpisah menyebutkan, pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang 3 di portal www.prakerja.go.id telah ditutup Kamis 30 April 2020. Hingga batas waktu penutupan, tak satupun pekerja dari Papua Barat yang berhasil mengakses masuk.

Loading...
;

Ermawati mengatakan, Disnakertrans Provinsi Papua Barat hanya membantu mengirim data selanjutnya para pekerjalah yang mendaftarkan diri secara online di link tersebut.

Untuk mengakses, para pekerja perlu menyerahkan alamat email, NIK (Nomor Induk Kependudukan) serta punya handphone android yang digunakan untuk akses.

‘’Memang sudah ada yang mencoba tetapi untuk masuk ke link (www.prakerja.go.id) sangat sulit karena ada jutaan pekerja yang mengaksesnya,’’ ujarnya.(*)

Editor: Angela Flassy

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top