Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

25 ton beras petani Kurik didistribusikan ke Boven Digoel

Beras yang diangkut menggunakan truk menuju ke Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Sebanyak 25 ton beras milik petani di Distrik Kurik, Kabupaten Merauke telah didistribusikan ke Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel dari total seluruhnya 60 ton.

Kepala Seksi (Kasi) Distribusi Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Merauke, Kastaji, yang dihubungi melalui telpon selulernya, Jumat (20/12/2019), mengatakan proses distribusi sudah dilakukan sejak kemarin menggunakan lima truk.

“Pak Asisten I Setda Merauke, Sunarjo, melepas secara resmi pengiriman beras petani untuk pertama kali dari Kurik ke Kabupaten Boven Digoel,” ungkapnya.

Nantinya, lanjut dia, akan dilakukan pengiriman tahap kedua sebanyak 35 ton menggunakan tujuh truk. Kini sejumlah gabungan kelompok tani (Gapoktan) masih melakukan pembelian beras petani melalui RMU.

“Memang ada salah seorang pengusaha di Distrik Semangga atas nama Marlan yang membeli dari para petani melalui sejumlah RMU di Distrik Kurik. Lalu diangkut dengan sejumlah truk ke Tanah Merah dan di sana juga seorang pengusaha siap menampung,” katanya.

Pembelian dilakukan tidak lain agar beras petani dapat diserap. Karena dari catatan yang dimiliki beras petani yang masih tersimpan di rumah maupun sejumlah RMU mencapai 56.000 ton.

Loading...
;

“Ya, baru diangkut 25 ton dan sisa masih ribuan ton,” ungkapnya.

Untuk pembelian beras dari petani Rp7.600/kg. Selanjutnya pengusaha tersebut menjual kembali ke Tanah Merah RP 8.000/kg. Karena selain melakukan pengepakan juga lain-lain.

Nantinya, jelas dia, pengusaha di sana melepas harga sama kepada pedagang. Selanjutnya pedagang di Tanah Merah menjual kembali dengan harga tidak lebih dari Rp 9.000. Karena biaya subsidi angkutan telah ditanggung.

Diakui jika beras petani masih sangat banyak. Dengan demikian langkah yang diambil pengusaha bekerjasama dengan Gapoktan membeli beras, sekiranya dapat membantu petani setempat.

Kepala Badan Urusan Logistik (Kabulog) Sub Divre Merauke, Djabiruddin, beberapa waktu lalu mengatakan pihaknya menargetkan menyerap beras petani dalam tahun ini 29.000 ton.

“Apa yag menjadi harapan kami untuk pencapaian jumlah tersebut dipastikan memenuhi target bahkan lebih. Karena hasil beras petani sangat banyak dalam tahun ini,” ujarnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca juga artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top