Follow our news chanel

29 warga tunanetra di Polimak ‘rapid test’, 7 reaktif

tunanetra rapid test papua
Warga tunanetra Polimak, Kota Jayapura menunggu giliran ‘rapid test’ di Puskesmas Ely Uyo - Jubi/Jean Bisay.
tunanetra rapid test papua
Warga tunanetra Polimak, Kota Jayapura menunggu giliran ‘rapid test’ di Puskesmas Ely Uyo – Jubi/Jean Bisay.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi  – Puskesmas Ely Uyo, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura melakukan ’rapid test’ kepada 29 warga tunanetra atau tidak dapat melihat yang berdomisili di Polimak II Asri, Keluraham Ardipura, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua.

Hasil ‘rapid test’ yang dilakukan selama dua hari tersebut tujuh reaktif.

Kepala Puskesmas Ely Uyo Rodinda Sihombing, SKM, M. Kes kepada Jubi menjelaskan, awalnya tes akan dilakukan di tempat domisili para tunanetra tersebut di Polimak 2 Asri, tapi karena khawatir akan menarik perhatian warga di sana, maka para tunanetra disuruh datang ke Puskesmas.

“Dengan berpakaian hazmat lengkap warga sekitar akan berpandangan yang tidak-tidak, sehingga kita berkomunikasi dengan penanggung jawab mereka untuk dilakukan ‘rapid test’ di Puskesmas,” ujarnya.

“Dari hasil pemeriksaan ‘rapid test’ hari pertama, lima orang reaktif dan hari ini ada tambah dua lagi yang reaktif,” kata Rodinda Sihombing, Sabtu (30/5/2020).

Rodinda Sihombing menjelaskan pada hari pertama Jumat (29/5/2020) tes diikuti 18 orang, 12 perempuan dan 9 laki-laki. Yang reaktif  dua perempuan dan tiga laki-laki.

Loading...
;

Sedangkan hari kedua, Sabtu (30/5/2020) dari 11 orang yang diambil sampel darahnya, dua orang reaktif.

Total dari 29 warga tunanetra dewasa yang menjalani ‘rapid test’, tujuh orang dinyatakan reaktif. Mereka langsung dirujuk ke Hotel Sahid untuk dilakukan pemeriksaan tes swab dengan Polymerase Chain Reaction (PCR).

“Petugas kita sudah siap dan langsung kita rujuk hari ini juga untuk dilakukan tes swab terhadap ketujuhnya,” ujarnya.

Nelson Kapouw, salah satu yang dites kepada Jubi mengatakan, mereka dianjurkan mengikuti ‘rapid test’ virus korona, sebab mobilitas mereka tinggi tiap hari sangat tinggi ketika berjualan kerajinan tangan.

“Tadi saya sudah diambil sampel darah dan teman-teman yang lain juga,” kata Nelson yang mulai mangkal berjualan di pertokoaan Saga Dok V Jayapura.

Tes swab merupakan proses pengambilan sampel lendir dari saluran pernapasan. Caranya dengan mengusap tenggorokan melalui mulut dan hidung. Tes swab dengan metode PCR paling akurat dalam pemeriksaan virus korona apakah sesorang positif Covid-19 atau tidak.

Hal ini dilakukan karena virus korona sama seperti flu, yaitu menyerang saluran pernapasan, sehingga hasil dari sampel tersebut akan diuji kebenarannya di laboratorium. (*)

Editor: Syofiardi

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top