HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

30 calon jemaah haji Jayawijaya batal diberangkatkan akibat keputusan Kemenag RI

Ilustrasi para jamaah haji tahun 2018 saat dilepas sebelum keberangkatan ke tanah suci - Jubi/Dok.
Papua No. 1 News Portal | Jubi

Wamena, Jubi – Sebanyak 30 orang calon jemaah haji di Kabupaten Jayawijaya batal berangkat ke tanah suci pada hari raya Idul Adha 2020, Juli mendatang.

Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayawijaya, Nurhayati mengatakan, keputusan ini menyusul adanya keputusan Menteri Agama RI yang membatalkan penyelenggaraan ibadah haji akibat pandemi Covid-19.

“Kuota jemaah haji untuk pelunasan tahap I sebanyak 28 orang, pada pelunasan tahap II ada dua orang tambahan sehingga total 30 orang yang harusnya diberangkatkan tahun ini. Namun karena ibadah haji ditiadakan, kami akan mensosialisasikan ke para jamaah haji yang harusnya berangkat,” kata Nurhayati kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (3/6/2020).

30 calon jemaah haji Jayawijaya batal diberangkatkan akibat keputusan Kemenag RI 1 i Papua

Kata dia, sosialisasi pembatalan ibadah ini juga mengalami kendala menyusul adanya aturan pembatasan sosial atau jaga jarak. Sehingga Kementerian Agama Kabupaten Jayawijaya harus mencari cara agar sosialisasi terlaksana dengan baik.

Di sisi lain, Nurhayati juga mengatakan bagi jemaah yang sudah melunasi biaya perjalanan, mereka bisa menarik kembali biaya itu dengan catatan melakukan permohonan ke kantor Kementerian Agama. Opsi lain adalah dana calon jemaah akan disimpan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji.

Sekretaris Daerah Jayawijaya, Tinggal Wusono menyampaikan pemerintah daerah akan mengikuti instruksi pemerintah pusat untuk kebaikan para jemaah haji.

“Ini demi keselamatan bersama di tengah pandemi,” katanya. (*)

Editor: Edho Sinaga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top