Follow our news chanel

30 persen kambing kurban di Bangka kurang sehat

Ilustrasi domba hewan kurban, pixabay.com
30 persen kambing kurban di Bangka kurang sehat 1 i Papua
Ilustrasi domba hewan kurban, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sungailiat, Jubi   – Tim Kesehatan Hewan dari Dinas Pertanian Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menemukan kurang lebih 30 persen kambing kurban di daerah itu dalam kondisi kurang sehat.

“Itu beradasarkan hasil pemeriksaan terhadap 300 kambing kurban  yang dilakukan tim medis kesehatan hewan,” kata Kepala Seksi Keswan dan Kesmavet Dinas Pertanian Kabupaten Bangka, Trisna Ningsih, Rabu,(24/7/2019).

Baca juga : Palembang kerahkan pemantau hewan kurban

Lukas Rumere: hewan kurban layak dikonsumsi

Perayaan Iduladha, 483 hewan kurban akan disembelih

Menurut Trisna, jumlah kambing kurban yang dinyatakan kurang sehat saat dilakukan pemeriksaan oleh tim kesehatan tahun ini lebih rendah dibandingkan tahun 2018 yang mencapai 60 persen dari total kambing kurban yang dijual pedagang.

Loading...
;

Sebagian besar kambing didatangkan dari daerah lain seperti Lampung dan Palembang sehingga kemungkinan terlihat kurang sehat karena kelelahan selama masa pengangkutan. Ia menyarankan ternak kurban diberi makanan tambahan seperti dedak dan bungkil untuk mengembalikan kebugaran.

“Selain itu kambing kurban yang ditemukan kurang sehat juga umumnya terkena penyakit kulit dan harus terlebih dahulu dilakukan pengobatan meskipun tidak begitu membahayakan bagi manusia,” kata Trisna menjelaskan.

Ia memastikan hewan kurban yang ditemukan sakit parah langsung diberi obat maupun disuntik meskipun dengan cara suntik terdapat batas waktunya. Trisna menyarankan kepada pedagang agar hewan atau kambing kurban yang kurang sehat hendaknya jangan dijual sebelum dilakukan pengobatan.

Pemkab Bangka memberikan label semua hewan kurban, baik sapi maupun kambing yang dinyatakan sehat usai diperiksa. Label berupa kalung itu untuk mempermudah masyarakat mendapatkan hewan kurban yang sehat.

Pemeirntah setempat juga menyarankan menyarankan agar rumput yang diberikan untuk hewan kurban hendaknya dilayukan terlebih dahulu agar gentah pada rumput hilang. Saran itu menjaga hewan agar terjaga kesehatannya. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top