Follow our news chanel

Previous
Next

Papua terima 1,4 juta kelambu berinsektisida

Ilustrasi, eliminasi malaria – Jubi/Nokenlive.com
Papua terima 1,4 juta kelambu berinsektisida 1 i Papua
Ilustrasi, eliminasi malaria – Jubi/Nokenlive.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Dinas Kesehatan Provinsi Papua menyatakan tahun ini Papua mendapat sedikitnya satu juta empat ratus lebih kelambu berinsektisida (antimalaria).

“Tahun ini kita di Provinsi Papua mendapatkan satu juta empat ratus ribu lebih kelambu antimalaria untuk dibagikan kepada masyarakat di 20 kabupaten dan satu kota di sini,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis AIDS, TB, dan Malaria ( ATM), Dinkes Papua, dr Beeri Wopari, di Jayapura, Sabtu (7/3/2020).

Sebagian besar kelambu itu, katanya, sudah tiba di beberapa kabupaten dan siap didistribusikan ke kampung-kampung.

“Ini nanti semua kabupaten/kota di Papua akan mendapatkan kelambu antimalaria tetapi karena langsung dari Kementerian Kesehatan, maka pembagiannya bertahap,” ujarnya.

Menurut dia, di sini yang dituntut adalah pemerintah kabupaten harus mengontrol pendistribusian kelambu tersebut.

“Karena memang dari pemerintah pusat membantu mensubsidi dana untuk kelambu tiba sampai di kabupaten dan selanjutnya sampai di puskesmas,” katanya.

Loading...
;

Selanjutnya, kata dia, dari puskesmas sampai ke kampung-kampung dibagikan kepada masyarakat, ini yang membutuhkan kerja sama dengan berbagai pihak.

“Jadi, dari pemerintah desa/distrik harus ikut ambil bagian juga misalnya untuk menyediakan perahu atau sewa perahu-perahu kecil untuk mendistribusikan kelambu ini,” ujarnya.

Lanjut dia, karena memang penyediaan pembiayaan dari pemerintah terbatas, sehingga harus saling bahu-membahu untuk melanjutkan pendistribusian.

Ia menambahkan pihaknya sudah meminta kepada masing-masing Dinkes kabupaten/kota di daerahnya untuk menyusun microplanning rencana pendistribusian kelambu.

“Mereka harus menghitung titik-titik pembagian kelambu, kemudian menghitung biaya transpor untuk sampai ke titik pembagian kelambu tersebut, itu yang disusun lalu dikasih ke kami lalu dilanjutkan ke Kementerian Kesehatan, walaupun dananya sudah ada tetapi rincian dari masing-masing kabupaten itu harus dikasih,” katanya.

Dinkes Papua pastikan atlet PON dapat obat malaria

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr Silwanus Sumule, memastikan para atlet PON XX tahun 2020 akan mendapatkan obat malaria sebelum masuk ke Jayapura dan kabupaten tempat arena PON, dan saat mereka sudah berada di masing-masing daerah arena pertandingan.

“Kami pastikan bahwa sebelum atlet itu masuk di Jayapura, sudah mendapatkan obat pencegahan malaria,” kata dr Silwanus Sumule, di Jayapura, Sabtu (7/3/2020).

Silwanus mengatakan ketika atlet itu sudah tiba lalu berada di luar ruangan, maka akan dibagikan obat antimalaria yang dioleskan di badan, seperti Autan, sehingga melindungi dari gigitan nyamuk.

Menurut dia, pihaknya memastikan bahwa jika misalnya ada yang kena malaria, maka fasilitas kesehatan sudah siap untuk menangani mereka.

“Termasuk kalau misalnya PON sudah selesai, tetapi kalau ada gejala-gejala malaria, kami lakukan intervensi,” ujarnya.

Dia menyebutkan Dinkes Papua bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, Dinkes kabupaten/kota di Papua dan dua lembaga terkait yang terlibat untuk penanganan malaria selama penyelenggaraan PON.

“Masyarakat juga dilibatkan dalam memberantas penyakit malaria ini di daerahnya masing-masing,” katanya.

Ia menambahkan peran serta semua pihak juga diharapkan membantu memberantas penyakit malaria ini, agar Papua aman dari malaria sebelum pelaksanaan PON. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top