Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Pedagang ikan di Pasar Pharaa Sentani minta tempat yang layak

Pedagang ikan di Pasar Pharaa Sentani, Kabupaten Jayapura – Jubi/Yance Wenda
Pedagang ikan di Pasar Pharaa Sentani minta tempat yang layak 1 i Papua
Pedagang ikan di Pasar Pharaa Sentani, Kabupaten Jayapura – Jubi/Yance Wenda

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Sejak pasar sentral Pharaa Sentani di Kabupaten Jayapura dibangun, pedagang asli Papua, khususnya pedagang ikan danau, belum mendapat tempat jualan yang layak. Mereka harus berpindah-pindah tempat hanya karena hingga kini belum ada tempat bagi mereka.

Pantauan Jubi, para pedagang ikan danau ini awalnya berjualan di los paling belakang yang berdekatan dengan pedagang ikan laut, ayam, dan ikan lele. Namun mereka memilih pindah karena tempat mereka duduk dan berjualan dialiri air sisa buangan penjual ikan potong.

Mama-mama para penjual ikan danau memilih pindah di los penjualan ikan yang lama, di mana tempat tersebut masih tertimbun pasir.

Koordinator pedagang ikan danau, Etah Wally, mengatakan dirinya berjuang keras agar mama-mama dapat duduk di tempat yang baik untuk berjualan.

“Melihat mama-mama Papua berjualan di lantai itu saya menagis, kadang kita lakukan demo tapi sedih juga, walau berbagai macam aspirasi kami naikan ke DPRD dan Bupati Jayapura namun semua itu hanya sia-sia saja,” jelansya kepada Jubi, di Sentani, Rabu (18/3/2020).

Ia berharap dari setiap aspirasi yang dinaikkan itu ada hasil yang  bisa mereka dapatkan namun semua itu hanya berjalan seperti biasa, tidak ada respons seperti tidak ada masalah.

Loading...
;

“Tidak pernah ada tanggapan soal kami punya aspirasi, karena mama-mama Papua yang berjualan ikan danau ini mereka berjualan itu hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam keluarga dan uang sekolah untuk anak,” jelas Etah.

“Cukup sudah sekarang itu kami mau pemerintah dalam hal ini dinas terkait itu untuk berikan kami tempat yang layak, membuat tempat duduk yang baik dan juga perbaiki tempat ini dan dikhususkan hanya pedagang ikan danau saja,” imbuhnya.

Etah berharap pemerintah turun langsung dan melihat kondisi yang ada di pasar Pharaa dan bukan hanya mendengar dan menerima laporan saja.

“Kami mau itu pemeritnah bikin seperti dulu di pasar lama, penjual ikan danau itu satu los panjang dan juga penjual sagu dan ikan laut, kalua begitu pembeli tidak bingung berbelanja,”  tuturnya.

Pedagang ikan, Anace Suebu mengatakan karena tidak ada tempat sehingga dirinya terpaksa berjualan melantai di samping tempat yang becek dan di atas pasir.

“Kami malas geser-geser terus, kami ini juga cari makan, kalau bisa bikin tempat ini hanya khusus kami penjual ikan danau,” ucapnya.

Menurutnya, dengan begitu maka semua itu akan terarah. Bagi mereka yang mau membeli ikan segar langsung menuju ke tempat ini.

“Jualan itu jangan campur-campur sudah, kalau kami mama-mama Papua yang khsusnya tiba berangkat, ya bikin itu saja, dan berikan tempat bukan bawa-bawa kami,” ungkapnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top