Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Wagub NTT: Kekhawatiran di NTT saat ini justru DBD

Ilustrasi, DBD – Jubi/sehatq.com
Wagub NTT: Kekhawatiran di NTT saat ini justru DBD 1 i Papua
Ilustrasi, DBD – Jubi/sehatq.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Kupang, Jubi – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Josef Nae Soi, mengatakan hal utama yang harus dikhawatirkan saat ini di provinsi berbasis kepulauan ini justru masalah demam berdarah dengue (DBD) yang hingga Senin (16/3/2020) telah menelan korban 42 orang meninggal dunia.

“Untuk COVID-19 kita perlu waspada, tetapi yang perlu dikhawatirkan saat ini adalah masalah DBD yang saat ini sudah menerjang 22 kabupaten/kota se-NTT,” kata Wagub NTT kepada wartawan di Kupang, Rabu (18/3/2020).

Wagub NTT: Kekhawatiran di NTT saat ini justru DBD 2 i Papua

Hal ini disampaikannya berkaitan dengan semakin meningkatnya jumlah korban meninggal akibat DBD, dan tertinggi berada di kabupaten Sikka dengan jumlah korban meninggal 14 orang.

Meskipun jumlah pasien DBD dari hari ke hari terus mengalami penurunan, berkat penanganan yang sigap dari dokter dan pemerintah daerah.

“Kami juga sudah mengimbau kepada sejumlah bupati untuk tidak hanya mencegah masuknya virus COVID-19 tetapi juga menanggani dan mencegah penyebaran nyamuk aedses aegypty yang menyebabkan DBD,” tambah dia.

Orang nomor dua di NTT itu mengatakan seluruh masyarakat NTT juga sudah menyatakan perang melawan DBD. Salah satu cara adalah dengan membersihkan lingkungan sekitar dari berbagai sampah.

Loading...
;

“Saya mau sampaikan juga kepada masyarakat NTT bahwa sampah itu kalau dalam bahasa lanti Odi et Amo yang artinya membenci dan mencintai. Kalau kita mencintai sampah berarti kita pungut sampah dan membuang pada tempatnya, penyakit tidak akan datang, tapi kalau kita membenci sampah, kita buang sembarang maka penyakit akan datang ke pada kita,” ucap dia.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Rabu (18/3/2020) pagi, melaporkan kasus DBD di NTT sampai dengan Senin (16/3/2020) sudah terdapat 3.661 kasus DBD di NTT dengan korban meninggal mencapai 42 orang.

Penyumbang kasus DBD terbanyak masih berada pada kabupaten Sikka dengan jumlah kasus 1.335 kasus dengan kematian mencapai 14 orang.

Posisi kedua ditempati  kota Kupang dengan jumlah kasus mencapai 502 kasus dengan korban meninggal mencapai lima orang. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top