Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Pasar tradisional di Kota Jayapura masih dipadati pedagang dan pembeli

Pedagang dan pembeli terus berdatangan di Pasar Hamadi - Jubi/Ramah
Pasar tradisional di Kota Jayapura masih dipadati pedagang dan pembeli 1 i Papua
Pedagang dan pembeli terus berdatangan di Pasar Hamadi – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura mengimbau kepada warganya untuk mengurangi kegiatan di luar rumah, di antaranya menghindari tempat-tempat keramaian untuk mencegah penularan virus corona atau Covid-19.

Kondisi yang terjadi malah warga di Kota Jayapura tetap melakukan aktivitas seperti biasa, jalan-jalan tampak ramai kendaraan dan pejalan kaki wara-wiri, pusat-pusat perbelanjaan juga ramai kunjungi. Bahkan sebagian dari mereka tanpa dilengkapi alat pelindung diri (APD) berupa masker.

Pasar tradisional di Kota Jayapura masih dipadati pedagang dan pembeli 2 i Papua

Salah satunya di Pasar Hamadi. Pantauan Jubi, Kamis (19/3/2020) sampai dengan jam 12 siang Waktu Papua, pembeli datang silih berganti, pedagang tampak sibuk melayani pembeli seperti biasa seolah-olah itu hari merupakan hari biasa.

Salah satu pedagang sembako di Pasar Hamadi, Haris, mengaku pembeli terus berbelanja di tokonya meski ada imbauan pembatasan kegiatan di luar rumah.

“Saya sudah dengar kalau warga diimbau mengurangi aktivitas di luar selama selama 14 hari (ke depan) tapi pemerintah juga harus tegas dengan melakukan pemantauan bukan hanya sekedar imbauan saja,” ujar Haris.

Pedagang lainnya, La Mudi, mengatakan petugas pasar sudah menyampaikan kepada pedagang untuk memakai masker dan cuci tangan saat melayani pembeli.

Loading...
;

“Cuma dikasih imbauan tapi tidak diawasi. Saya tidak pakai masker karena saya yakin dan percaya kalau virus corona itu masuk di tubuh saat kita sedang makan. Untuk itu harus cuci tangan sebelum makan supaya terhindari dari penyakit,” ujar La Mudi.

Berbeda dengan Haris dan La Mudi, salah satu pembeli, Melani, mengaku belum mengetahui imbauan untuk mengurangi aktivitas di luar rumah seperti tidak menjauhi tempat-tempat keramaian untuk sementara waktu.

“Pemerintah harusnya sosialisasi. Saya tau kalau saat ini sedang pandemi corona. Saya datang ke pasar untuk belanja kebutuhan sehari-hari. Saya tidak pakai masker karena masker sekarang jarang dijual. Yang penting jaga kebersihan dan kesehatan saja, seperti cuci tangan pakai sabun sebelum makan,” ujar Melani.

Kepala Pasar Hamadi, Jeany Nerekouw, mengatakan dalam waktu dekat akan melakukan penyemprotan cairan desinfektan guna mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Nanti dijadwalkan penyemprotannya tapi harus dilakukan malam, kalau pagi sampai siang tidak bisa karena masih banyak pedagang dan pembeli,” ujar Nerekouw.

Nerekouw mengimbau kepada pedagang dan pembeli agar menggunakan masker dan menjaga kebersihan, salah satunya cuci tangan supaya terhindari dari virus corona. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top