Warga Turki, pemilik Papua Explorers Dive Resort di Raja Ampat resmi jadi WNI

papua, warga negara, WNI, turki
Tunc Yavuzdogan, warga Negara Turki , pengusaha pemilik Papua Explorers Dive Resort di Raja Ampat, Papua Barat, resmi menyandang status sebagai WNI. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).

 

Papua No.1 News Portal

Manokwari, Jubi – Setelah dinyatakan memenuhi syarat oleh Pemerintah Indonesia, Tunc Yavuzdogan, warga Negara Turki  dan pengusaha pemilik Papua Explorers Dive Resort di Raja Ampat, Papua Barat, resmi menyandang status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) sejak Senin (31/8/2020).

Kepala kantor Perwakilan Kementerian Hukum dan HAM Papua Barat, Anthonius M.Ayorbaba, menyatakan Presiden RI, Joko Widodo setujui Tunc Yavuzdogan sebagai WNI, karena memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan berdasarkan UU RI.

Seiring dengan diterimanya surat keputusan dari Presiden Republik Indonesia tentang Pemberian Kewarganegaraan Republik Indonesia kepada Tunc Yavuzdogan, sebut Ayorbaba, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah/janji setia, merupakan janji seseorang yang telah resmi menjadi warga Negara Indonesia dan melepaskan kewarganegaan sebelumnya.

“Hari ini kita laksanakan pengambilan sumpah dan janji setia Pewarganegaraan atas nama Tunc Yavuzdogan yang telah dikabulkan menjadi WNI” kata Ayorbaba.

“Sesuai Undang-undang Nomor 12 Tahun 2006 Tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia, Pasal 14 ayat 2 yang berbunyi “Paling lambat 3 (tiga) bulan terhitung sejak Keputusan Presiden dikirim kepada pemohon, Pejabat memanggil pemohon untuk mengucapkan sumpah atau menyatakan janji setia” dan Pasal 15 Ayat 1 yaitu Janji setia diucapkan dihadapan pejabat yang ditunjuk atas nama Menteri,” katanya.

Ada pun sejumlah syarat yang telah dipenuhi pengusaha  resort tersebut, yaitu  tidak menjadi berkewarganegaraan ganda, mempunyai pekerjaan dan/atau berpenghasilan tetap; dan membayar uang pewarganegaraan ke kas negara.

Loading...
;

Dikatakan Ayorbaba, setelah mengucapkan sumpah/janji setia kepada NKRI, pemohon akan dipanggil kembali  untuk dilakukan verifikasi berkas disertai wawancara secara langsung, melibatkan kanwil Hukum dan HAM, Dinas Pencatatan Sipil, dan Kepolisian.

“Verifikasi berkas dan wawancara terkait maksud dan tujuan serta visi dan misi pemohon menjadi WNI, verifikasi ini akan dilaporkan ke Ditjen AHU untuk kemudian ditindaklanjuti ke Sekretariat Negara. Tidak hanya di situ, masih ada proses panjang yang dilakukan oleh Badan Intelijen Negara (BIN) untuk memastikan kebenaran data, asal usul pemohon. Hal ini dilakukan demi keamanan negara sehingga jauh dari hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya lagi.

Tunc Yavuzdogan, tercatat sebagai warga negara asing pertama yang beralih menjadi warga negara Indonesia di Provinsi Papua Barat.

Sementara itu, Tunc Yavuzdogan mengatakan dia  telah berada di Indonesia selama 12 tahun, dan punya kecintaan terhadap pesona Raja Ampat. Dia pun memiliki bisnis Papua Explorers Dive Resort di Raja Ampat, Papua Barat. Sehingga untuk memastikan bisnisnya legal bagi Indonesia, diapun putuskan untuk menjadi WNI dan melepas statusnya sebagai warga Negara Turki.

“Saya punya cinta kepada Raja Ampat dan keindahan alam akuatiknya, sehingga saya putuskan untuk tetap tinggal dan bantu membangun Indonesia. Lewat usaha saya, saya juga berdayakan ratusan pekerja lokal di sana untuk sama-sama bangun Raja Ampat untuk Indonesia,” klaimnya. (*).

Editor : Syam Terrajana

 

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top