Follow our news chanel

Previous
Next

35 ton beras kembali dikirim dari Merauke ke Boven Digoel

Beras yang diangkut dengan menggunakan truk dari Merauke ke Kabupaten Boven Digoel – Jubi/Frans L Kobun
35 ton beras kembali dikirim dari Merauke ke Boven Digoel 1 i Papua
Beras yang diangkut dengan menggunakan truk dari Merauke ke Kabupaten Boven Digoel – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Setelah tahap pertama pengiriman beras ke Kabupaten Boven Digoel sebanyak 25 ton, pengiriman kedua kembali dilakukan dengan jumlah lebih banyak yakni 35 ton. Pengiriman melalui jalur darat menggunakan sejumlah truk.

Kepala Seksi Distribusi Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Merauke, Kastaji, yang dihubungi melalui telpon selulernya, Selasa (7/1/2020), mengatakan pengiriman sudah dilakukan sejak akhir Desember 2019 lalu.

“Memang target pengiriman adalah 60 ton. Sehingga proses pengangkutan dilakukan dua tahap,” katanya.

“Ada tiga titik distribusi beras yakni di Asiki 5 ton, Mindiptana 5 ton, dan di Tanah Merah sebanyak 50 ton. Ini adalah program dari pemerintah pusat yakni bantuan biaya distribusi dalam rangka stabilisasi harga serta pasokan pangan,” ujarnya.

Untuk penyerapan beras, menurutnya, dilakukan pengusaha penggilingan, usaha dagang (UD), maupun perseorangan. Mereka mengumpulkan dengan cara membeli dari petani, sekaligus dikumpulkan dan didistribusikan ke Boven Digoel.

“Khusus di tempat penggilingan, petaninya membawa gabah lalu digiling. Setelah itu diayak dan dibeli sesuai jumlah yang ada. Kalau usaha dagang serta perorangan, mereka mendatangi rumah warga dan membeli langsung,” ungkapnya.

Loading...
;

Menyangkut harga, Kastaji mengaku dibeli pengusaha Rp 7.600/kg. Selanjutnya dibawa ke Kabupaten Boven Digoel dan dijual lagi dengan harga Rp 8.000/kg.

Sejauh ini, katanya, belum ada rencana pengiriman beras lagi ke kabupaten tetangga itu karena belum ada petunjuk lebih lanjut dari pemerintah pusat.

Kepala Badan Urusan Logistik (Kabulog) Sub Divre Merauke, Djabiruddin, mengatakan target pencapaian pembelian beras dari petani telah melampau yakni 32.000 ton lebih.

“Memang target tahun ini adalah 29.000 ton. Namun melampau karena hasil gabah di tingkat petani dalam musim panen sekarang jauh lebih baik,” ujarnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top