Follow our news chanel

Previous
Next

465 orang ikut diklat security awareness, pemadam, dan K3 P3K

Papua No. 1 News Portal | Jubi , 

Sentani, Jubi – Guna mempersiapkan putra putri asli Papua ke pasar kerja bidang keamanan, Yayasan Pelita Meepago (YPM) Papua bekerja sama dengan balai pendidikan dan penerbangan Jayapura menggelar pendidikan dan pelatihan (Diklat) security, awareness, pemadam kebakaran, dan keamanan kesehatan kerja (K3) dan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K).

Ketua YPM, Ruben Magai mengatakan saat ini pasar kerja nasional dan internasional menuntut tersedianya tenaga-kerja yang kompeten di setiap bidang,. Untuk itu yayasannya mempersiapkan OAP agar dapat masuk ke pasar kerja, dengan memberikan pelatihan agar mereka kompeten.

“Yayasan kami diberikan surat untuk merekrut anak-anak untuk dilatih pada bidang security sebanyak 200 orang, pemadam sebanyak 164 orang, dan kelas K3 P3K sebanyak 101 orang. Jadi totalnya 465 orang,” kata Magai kepada Jubi di Sentani, Selasa (28/8/2018).

Ia menjelaskan dengan pelatihan-pelatihan seperti ini anak-anak ini bisa mendapatkan pekerjaan dan mengurangi pengangguran yang ada di Tanah Papua ini.

“Kami juga berharap setelah mengikuti diklat, nantinya mereka mempunyai bekal dan akan disertifikasikan. Dengan begitu akan memudahkan mereka untuk melamar di perusahaan-perusahaan yang membutuhkan sesuai dengan bidang yang ada ini,” katanya.

Magai juga menjelaskan, ke-465 peserta diklat ini akan disebarkan ke tempat-tempat yang membutuhkan, seperti bandara.

Loading...
;

“Saya juga sebagai komisi satu dan juga pendiri yayasan juga bisa memberikan rekomendasi bagi mereka yang security dan P3K untuk melamar ke perusahaan besar seperti PT. Freeport, agar mereka ini dipakai disana,” ujarnya.

Di tempat yang  sama, Slamet Waluyo sebagai instruktur balai diklat penerbangan mengatakan seiring program pak Jokowi, Dinas perhubungan, khususnya diklat penerbangan diberi tugas menjalankan program pemberdayaan masyarakat.

“Ini yang kedua kami bekerja sama dengan Pelita Meepago Papua. Kemarin itu di Waena kami bekerja sama dengan satu yayasan yang menangani pecandu narkoba,” ucapnya.

Pelatihan berlangsung di gedung aula transmigrasi Sentani Kabupaten Jayapura, dan akan berlagsung selama satu minggu.

“Kegiatan ini akan dibagi menjadi tiga kelas. Di setiap kelas ada 20 peserta,” ucap Slamet.(*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top