5 kota di Papua masuk survei BPS dengan Mobile Positioning Data

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Jayapura, Jubi – Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Papua Bambang Ponco Aji mengatakan, mulai April ini BPS akan melakukan survei dengan teknologi yang bernama “Mobile Possitioning Data” (MPD).

“Bekerja sama dengan provider Telekomunikasi, kita akan mengamati wilayah-wilayah yang tak terpantau wilayah imigrasi seperti Pos Kota Jayapura, Pos Merauke, dan Non Pos Merauke, Kabupaten Boven Digoel, dan  Kabupaten Keerom,” ujar Bambang.
 
Survei tersebut, kata Bambang, untuk memastikan jumlah wisatawan yang datang, sebab jumlah wisatawan yang tidak tercatat lebih banyak dari yang ada di Kementerian Pariwisata.
 
“Kita juga akan melatih kepala dusun yang tak ada pos imigrasi untuk dapat mencatat jumlah wisatawan tiap hari, kami akan melatih bulan ini,” ujarnya.
 
Dikutip dari Merdeka.com, pakar Ekonomi Universitas Indonesia Rhenald Kasali menilai, metode sensus dengan big data Mobile Positioning Data (MPD) yang diterapkan BPS untuk menghitung jumlah wisatawan mancanegara di areal perbatasan merupakan langkah positif.
 
Dengan begitu, 19 kabupaten dan 46 kecamatan yang tidak ter-cover oleh Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di wilayah terdepan Indonesia bisa terekam hampir sempurna.
 
"Ini sudah menjadi keharusan, mengubah dari cara konvensional dengan menggunakan digital dan teknologi," katanya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top