500 UMKM bakal terima pinjaman tanpa bunga lewat aplikasi Kredit Papeda

Kepala Dinas Peridustrian, Perdagangan, dan UMKM Papua
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Papua, Omah Laduani Ladamay. - Jubi/Alex

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Aplikasi Kredit Percepatan Akses Keuangan Daerah atau Papeda telah menyiapkan paket pinjaman tanpa bunga bagi 500 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM di Papua. Hal itu dinyatakan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Papua, Omah Laduani Ladamay di Jayapura pada Kamis (19/8/2021).

Laduani mengatakan hingga kini ada lebih dari 40 ribu pelaku UMKM di Papua. Menurutnya, banyak pelaku UMKM yang usahanya jalan ditempat/tidak berkembang, sehingga pemerintah bersama perbankan mengembangkan pola baru bantuan usaha bagi pelaku UMKM, termasuk pengajuan permintaan pinjaman tanpa bunga melalui aplikasi Kredit Papeda.

“Kami harap program [Kredit Papeda] itu [membuat] UMKM di Papua bisa lebih berkembang. [Kami ingin pelaku UMKM di Papua] menjadi kuat, mandiri, dan profesional,” kata Laduani.

Ia berharap berbagai program yang berpihak kepada pelaku UMKM bisa mengubah pola pikir masyarakat dalam mencari kerja. Saat ini, kebanyakan warga di Papua lebih tertarik menjadi Pegawai Negeri Sipil, TNI/Polri, pegawai Badan Usaha Milik Negara atau Daerah, dan tidak mau membuka usaha sendiri. “Harapan kami, program itu [membuat] generasi muda mau berwirausaha,” ujarnya.

Baca juga: Pemprov Papua luncurkan dua website pemulihan ekonomi 

Secara terpisah, Direktur Utama Bank Papua, F Zendarto mengatakan selama tiga tahun mendatang pihaknya akan mengalokasikan dana Rp25 miliar untuk disalurkan sebagai pinjaman tanpa bunga melalui aplikasi Kredit Papeda. “Program itu berjalan selama tiga tahun, jadi kami siapkan anggaran sebesar 25 miliar. Nanti akan kami lihat perkembangan berikutnya,” kata Zendarto.

Ia menjelaskan setiap pelaku UMKM memiliki batas nilai peminjaman sebesar Rp10 juta. Pinjaman itu tidak dikenakan bunga, sebab disubsidi Pemerintah Provinsi Papua.

Loading...
;

“Bunganya 5 persen dan disubsidi oleh Pemerintah Provinsi Papua. Jadi para peminjam hanya membayar pokoknya saja, tidak ada bunga. Pinjaman dapat diangsur selama satu hingga dua tahun,” ujarnya.

Mengenai persyaratan, kata ia, peminjam harus benar-benar memiliki usaha dan KTP. Oleh sebab itu, Bank Papua dan Disperindagkop akan melakukan verifikasi ketat. “Kami harus lakukan verifikasi, supaya penyaluran bantuan kredit usaha itu tidak salah sasaran,” katanya. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top