Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

6 grup band akan luncurkan album baru dalam Papua Reggae Festival ke-7

Ketua Komunitas Rasta Kribo, Thedy Pekey, saat memberikan keterangan pers di Jayapura. - Jubi/Agus Pabika
6 grup band akan luncurkan album baru dalam Papua Reggae Festival ke-7 1 i Papua
Ketua Komunitas Rasta Kribo, Thedy Pekey, saat memberikan keterangan pers di Jayapura. – Jubi/Agus Pabika

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Sejumlah enam grup band musik reggae Papua akan meluncurkan album terbaru mereka dalam pagelaran tahunan Papua Reggae Festival ke-7 di Lapangan Trikora, Kota Jayapura, Papua, pada Agustus 2020. Kabar itu disampaikan Ketua Komunitas Rasta Kribo, Thedy Pekey, di Jayapura pada Minggu (8/3/2020).

Thedy Pekey menyatakan Papua Reggae Festival ke-7 bakal diramaikan oleh penampilan 37 grup band reggae Papua. Menariknya, pada 22 Agustus 2020, sejumlah enam grup band akan meluncurkan album terbaru mereka dalam festival musik reggae itu. “[Mereka adalah] Tropica Rasta, De Sagoo, Sulu Brothers, Papua Roots, Ulagay, dan D’Joan Liberty Sky Band,” katanya.

6 grup band akan luncurkan album baru dalam Papua Reggae Festival ke-7 2 i Papua

Pekey berharap banyak musisi lokal Papua bisa mengangkat potensi anak muda Papua dalam berkarir dalam dunia tarik suara, terutama dalam genre musik reggae, akustik, dan musik tradisional lainnya.”Banyaknya musisi Papua yang hadir dapat memberikan warna tersendiri di Tanah Papua. Ini ruang mereka untuk mengekspresikan bakat yang dimiliki, untuk bernyanyi di atas tanah mereka,” kata Pekey.

Ia juga berharap peluncuran album oleh enam grup band reggae Papua itu akan memotivasi musisi Papua lainnya untuk berkarya secara profesional. Pekey menyatakan Papua Reggae Festival ke-7 adalah panggung bagi seluruh musisi Papua untu menyuguhkan karyanya masing-masing.

Manajer Black United Band, Malvin Yobe mengatakan bandnya telah dua tahun berkiprah, tanpa mendapatkan dukungan sponsor dari pihak manapun. Menurutnya, Black United Band bertahan karena kemauan dan kesungguhan para personilnya.

“Banyak musisi Papua terlantar. Ini yang coba kami kumpulkan, dan kembangkan potensi mereka. Soal talenta yang dimiliki, biar masyarakat yang menilai hal itu,” kata Yobe. (*)

Loading...
;

Editor: Aryo Wisanggeni G

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top