Follow our news chanel

Previous
Next

7 Pjs Bupati diminta awasi pemenuhan protokol kesehatan dalam kampanye

Wakil Gubernur Papua
Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal. - Jubi/Alex

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal meminta para Penjabat Sementara Bupati di Papua memastikan pelaksanaan kampanye Pemilihan Kepala Daerah di wilayah mereka mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Hal itu dinyatakan Klemen Tinal di Kota Jayapura, usai memimpin rapat evaluasi penanganan dan pencegahan Covid-19 pada Selasa (29/9/2020).

“Silahkan pastikan protokol kesehatan diterapkan selama masa kampanye. Tidak ada boleh calon yang melanggar itu,” kata Tinal.

Pilkada Serentak 2020 akan berlangsung di 11 kabupaten yang ada di Provinsi Papua. Sejumlah 11 kabupaten itu adalah Merauke, Boven Digoel, Asmat, Pegunungan Bintang, Yahukimo, Yalimo, Keerom,  Mamberamo Raya, Nabire, Supiori, dan Waropen.

Baca juga: Jelang Pilkada, Wagub Papua lantik 7 Penjabat Sementara Bupati

Sejumlah tujuh Pilkada akan diikuti calon petahana, yaitu Pilkada Waropen, Yalimo, Yahukimo, Asmat,  Keerom, Pegunungan Bintang, dan Boven Digul. Pada Senin (28/9/2020), Tinal telah melantik tujuh pejabat Pemerintah Provinsi Papua menjadi Penjabat Sementara (Pjs) Bupati di ketujuh kabupaten tersebut. Mereka adalah Muhammad Musaad (Waropen), Simeon Itlay (Yalimo), Hosea Murib (Yahukimo), Triwarno Purnomo (Asmat),  Ridwan Rumasukun (Keerom), Jimy Wanimbo (Pegunungan Bintang), dan Paskalis Dedep (Boven Digul).

Tinal menegaskan para pemimpin, termasuk para pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di Papua harus memberikan contoh yang baik bagi masyarakat. Tinal meminta ketujuh Pjs Bupati berani menegur pasangan calon yang melanggar protokol kesehatan itu.

“Kita perlu berikan contoh yang baik. [Pemimpin perlu memberi contoh yang baik agar masyarakat juga bisa patuh,” ujarnya.

Loading...
;

Secara terpisah, Pjs Bupati Keerom, Muhammad Ridwan Rumasukun mengatakan pada hari pertama kerja ia telah bertemu seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Keerom. Rumasukun juga telah bertemu dengan para tenaga medis di Keerom, guna menginventarisir berbagai masalah dalam penanganan pandemi Covid-19.

Baca juga: Sejumlah Paslon Pilkada Manokwari wajib patuhi protokol kesehatan selama kampanye

“Saya di Keerom hanya 72 hari. Makanya saya ingin semua masalah harus selesai sebelum saya tinggalkan Keerom,” kata Rumasukun.

Saat bertemu para tenaga medis di Arso, Rumasukun juga mendengar aspirasi para tenaga medis pasca pemalangan Kantor Dinas Kesehatan Keerom. “Mereka [para tenaga medis] itu adalah pejuang kemanusian. Jadi, saya minta apa yang menjadi kendala selama ini segera diselesaikan dengan baik, agar penanganan dan penceganan Covid-19 serta pelayanan kesehatan lainnya bisa berjalan dengan baik,” tegas Rumasukun.

Rumasukun menyatakan ia juga tengah mendorong agar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Keerom segera bersidang untuk membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan Keerom 2020. Selain itu, ia juga berupaya agar Pemerintah Kabupaten Keerom segera mengajukan dokumen Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2021 kepada DPRD Keerom.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top