Follow our news chanel

920 atlet Papua sudah tes kesehatan

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

 

Jayapura, Jubi – Sebanyak 920 atlet persiapan PON XX/2020 telah menjalani tes kesehatan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua.

Tes tahap pertama 461 atlet di klinik Cito. Tahap kedua di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) RSUD Dok II Jayapura sebanyak 324 atlet serta tahap ketiga sebanyak 135 atlet, masih di tempat yang sama.

Anggota Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Papua, Benny Maniani kepada wartawan di kantor KONI Papua, Selasa (23/10/2018) menginformasikan jumlah atlet yang ikut tes kesehatan tahap ketiga berasal dari 15 cabang olahraga (cabor).

Para atlet tersebut berasal dari cabor atletik sebanyak 30 atlet, taekwondo 16 atlit, gateball 2 atlet, 4 atlet paralayang, 3 atlet layar, gulat 4 atlet, 10 atlet selam, 9 atlet softball, 9 atlet futsal, bola voli 23 atlit, 4 atlit PABBSI, 2 atlit criket, 4 atlit kempo dan 10 atlit sepak takraw.

Maniani mengatakan dari 135 atlet tersebut dibagi menjadi dua gelombang untuk menjalani tes kesehatan. Pembagian ini terkait dengan kemampuan Labkesda untuk melayani tes kesehatan secara maksimal.

Loading...
;

Hari pertama yang jalani tes diantaranya atletik, taekwondo, gateball, paralayang, layar dan gulat.

Sedangkan hari kedua diikuti  cabor selam, sofftball, futsal, PABBSI, cricket, kempo, anggar, sepak takraw dan bola voli.

"Atlet yang mengikuti tes kesehatan berjumlah 135 atlet dari 15 cabor. Tes ini dilaksanakan selama dua hari, Senin-Selasa (21-22 Oktober 2018),” katanya.

Maniani berharap pengurus KONI Papua yang ditugaskan untuk pengawasan tes kesehatan di Labkesda.

”Saya harap pengawas dari KONI harus datang lebih awal sehingga pemeriksaan hari kedua besok bisa berjalan lancar dan dapat hasil yang bisa cepat keluar. Supaya akan di persiapkan untuk masuk di pemusatan latihan tahap fisik seperti itu," urainya.

Anggota Binpres lainnya Noak Baransano menambahkan pengurus cabor juga diharapkan berperan aktif memberikan support guna memfasilitasi atletnya menjalani tes kesehatan di Labkesda.

Pengurus cabor kalau bisa pro aktif mendampingi atletnya sampai ke Labkesda untuk melakukan tes kesehatan. Jangan begitu daftar melepas atletnya, tidak boleh seperti itu.

“Mari kita bekerja sama supaya atlet kita yang terjaring nanti betul-betul bisa menjadi duta di PON ke-XX tahun 2020 di Papua," katanya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top