93 persen pengguna narkoba di Kabupaten Jayapura OAP

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua

Sentani, Jubi – Peredaran ganja dan sabu-sabu di Papua semakin kencang, namun belum ada penanganan serius untuk mengetahui dari mana masuknya ganja dan sabu-sabu tersebut.
 
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan BNN (Badan Narkotika Nasional) Kabupaten Jayapura, ternyata pengguna tertinggi 93 persen Orang Asli Papua OAP. Pada 2017 ini hingga Juni masih tetap OAP tertinggi.
 
Staf Pemberdayaan Masyarakat Papua Nurjana mengatakan, narkoba dapat merusak pola berpikir, fisik, dan kekebalan daya tubuh seseorang yang selalu mengkonsumsi.
 
“Untuk memastikan dia itu memakai atau tidak itu harus melalui pemeriksaan urin,” kata Nurjana kepada Jubi, Selasa (20/6/2017).
 
Meski begitu, ia mengatakan untuk mengetahui seseorang pemakai narkoba juga bisa dilakukan dengan cara lain, yaitu dengan kasat mata saja, mulai dari bentuk badan, bau badan dan keringat berlebihan.
 
“Dia tidak akan pernah berani tatap orang, dalam tiga bulan saja badannya sudah ada perubahan  dan rata-rata mereka yang datang ke BNN untuk rehabilitasi itu sudah gangguan jiwa dan kalau sudah gangguan jiwa itu sudah tidak bisa diatasi, terus kalau di bawah jam 7 hingga 9 dia punya mata sudah merah, itu berarti dia pengguna walau lagi terik atau tidak itu akan ketahuan di mata,” jelasnya.
 
Di Papua, tambahnya, 90 persen adalah pengguna sabu-sabu dari Makassar yang peredarannya lewat jalur udara. Namun paling banyak datang dari PNG.
 
AKP Katrin yang bertugas di bidang pemberantasan dan intelijen di BNN Kabupaten Jayapura mengatakan, kasus narkoba yang sudah ditindak dan dilimpahkan ke pengadilan tahun ini sebanyak 13 kasus.
 
“Itu rata-rata ganja dan sabu dan untuk pemakainya sendiri itu kebanyakan Orang Asli Papua OAP, mulai dari murid Sekolah Dasar hingga mahasiswa dan Aparatur Sipir negara,” katanya.(*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top