Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

Papua
Pemakaman jenazah pasien Covid-19 di Taman Pemakaman Umum (TPU) Polomo, Sentani, Kabupaten Jayapura, beberapa waktu lalu - Jubi/Engelbert Wally.

Abaikan protokol kesehatan, pasien Covid-19 bertambah

Papua No.1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Covid-19 menjangkiti hampir 600 warga di Kabupaten Jayapura. Sekitar 450 pasien dinyatakan sembuh, sedangkan 128 lainnya masih dirawat dan menjalani karantina mandiri. Adapun angka kematian akibat Covid-19 mencapai 17 orang.

“Ada sebanyak 110 warga menjalani karantina mandiri. Mereka mendapat pendampingan (pengawasan) dari tim medis,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura Khairul Lie, Jumat (30/10/2020).

Penderita Covid-19 yang menjalani karantina mandiri berkurang 10 daripada pekan lalu, yang sebanyak 120 orang. Mereka telah dinyatakan sembuh oleh tim medis setempat.

“Warga terdeteksi mengidap Covid-19 setelah petugas melakukan tracing (penelusuran riwayat kontak pasien). Kami juga menggelar rapid test (tes cepat antibodi) hingga ke distrik,” jelas Lie.

Bupati Mathius Awoitauw mengatakan jumlah pasien Covid-19 kemungkinan besar terus bertambah jika masih banyak warga tidak mematuhi protokol kesehatan. Karena itu, dia mengingatkan warga tidak menganggap enteng penyebaran penyakit tersebut.

“Kalau (jumlah penderita Covid-19) terus bertambah, berarti kesadaran warga masih rendah dalam menjalankan protokol kesehatan. Jangan pernah berpikir (menganggap) Covid-19 sudah tidak ada,” jelasnya.

Dia juga mengatakan pemerintah setempat terus berupaya menekan dan menanggulangi penyebaran virus korona, penyebab Covid-19. Mereka masih menggencarkan sosialisasi, pengawasan, dan penelusuran riwayat kontak pasien, hingga menyiagakan layanan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari.

Loading...
;

“Pembatasan waktu beraktivitas juga termasuk upaya dalam menanggulangi penularan Covid-19. Pembatasan tersebut demi kepentingan bersama meskipun berdampak terhadap perekonomian warga dan pendapatan daerah,” kata Awoitauw. (*)

 

Editor: Aries Munandar

Scroll to Top