Follow our news chanel

Ada 20 kasus perempuan dan anak di Nabire

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Nabire, Jubi – Kurun Januari -Juni tahun 2018, tercatat 20 kasus kekerasan perempuan dan anak yang dilaporkan dan kini ditangani Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Nabire.

“Empat merupakan Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan 16 kasus pelecehan seksual,” kata Susana Marwanaya, Kabid perlindungan dan hak perempuan dan perlindungan khusus anak dinas P3A Kabupaten Nabire, kepada Jubi, Kamis (21/6/2018)

Ke- 20 kasus tersebut, semuanya telah dilaporkan dan sedang diproses hukum oleh pihak berwajib.

“Jadi mereka lapor ke sini tapi juga sekaligus ke pihak kepolisian,” tuturnya.

Adapun untuk kasus KDRT,umumnya dipicu oleh faktor ekonomi. Ada juga yang diakibatkan faktor selingkuh, dan ujungnya terjadi tindak kekerasan. “Kalau sudah selingkuh, tidak pulang ke rumah dan memberi nafkah, ya sudah pasti ribut,” katanya.

Sementara untuk kasus pelecehan seksual, antara lain dipicu factor kurangnya perhatian orang tua kepada anak.

Loading...
;

“Misalnya, anak dibiarkan main sendiri, sudah malam disuruh ke kios atau masih di luar rumah. Bila ada yang niat jahat ketemu, dan sebagainya. Ketemu di jalan dan pasti terjadi yang tidak diinginkan,” katanya.

Menurutnya, saat ini masyarakat setempat mulai sadar, melaporkan kasus kekerasan tersebut ke dinas dan pihak berwajib.

“Tahun – tahun sebelumnya kurang dilaporkan. mereka mungkin tidak berani lapor atau tak tahu mau lapor kemana. Sekarang masyarakat sudah sadar,” imbuhnya.

Sekretaris Dinas P3A Kabupaten Nabire, Tajuwit menambahkan pihaknya terus berupaya menurunkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Antara lain dengan terus melakukan sosialisasi, baik kepada masyarakat maupun di kalangan pelajar.

“Juga ada upaya penanganan lewat Unit Pelaksanaan Teknik Perlindungan Perempuan Dan Anak (UPTPPA) serta gugus yang dibentuk di distrik – distrik, satuan teknis yang menangani perempuan dan anak.

Katanya, unit ini merupakan perpanjangan dari dinas. Jika ada kejadian kekerasan, unit inilah yang menaangani. “Bila diselesaikan di kampung akan bagus tapi kalau dilanjutkan maka kita akan tangani,” katanya.(*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top