Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Ada 367 kasus baru positif korona, jumlah kasus nasional bertambah jadi 12.438

Papua, Corona
Foto ilustrasi. - pixabay.com
Ada 367 kasus baru positif korona, jumlah kasus nasional bertambah jadi 12.438 1 i Papua
Ilustrasi Pandemi Covid-19 – Pixabay.com.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Yogyakarta, Jubi – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada Rabu (6/5/2020) mengonfirmasi 367 kasus baru positif korona, menambah jumlah kasus positif korona di Indonesia menjadi 12.438 kasus.  Juru bicara pemerintah untuk urusan Covid-19, Achmad Yurianto menyatakan kedisiplinan masyarakat mematuhi pembatasan sosial dan pembatasan aktivitas akan menjadi kunci untuk memutus rantai penularan virus korona.

Hingga Rabu, pertambahan kasus baru positif korona tetap lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah pasien yang berhasil sembuh. Pada Rabu, penambahan kasus baru positif korona mencapai 367 kasus. Sementara jumlah pasien positif korona yang dinyatakan sembuh pada Rabu mencapai 120 orang.

“Kasus konfirmasi positif yang sembuh 120 orang, sehingga tota pasien sembuh menjadi 2.317 orang. Kasus konfirmasi positif yang meninggal bertambah 23 orang, sehingga [jumlah pasien Covid-19 yang meninggal totalnya] menjadi 895 orang,” kata Yurianto dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu.

Menurut Yurianto, hingga Rabu jumlah spesimen yang telah diperiksa dengan metode realtime PCR 128.383 spesimen, dari 92.976 orang. Jumlah penambahan Orang dalam Pemantauan (ODP) mencapai 1.500 orang, sementara penambahan Pasien dalam Pengawasan (PDP) mencapai 524 orang.

“ODP akumulasi sejak awal Maret mencapai 240.726, dan lebih dari 200 ribu sudah selesai dipantau, kondisinya baik. Sementara PDP totalnya mencapai 26.932 orang,” kata Yurianto.

Ia menegaskan upaya kasus baru Covid-19 hanya bisa diturunkan jika masyarakat berdisiplin untuk instruksi pemerintah. “Mari kita berkomitmen bersama-sama dengan modal gotong dan kebersamaan untuk peduli dan mematuhi ketentuan tentang bagaimana memutus rantai penularan virus korona,” kata Yurianto.

Loading...
;

Yurianto meminta para warga mematuhi larangan untuk mudik atau pulang kampung. “Mari kita membatasi aktivitas sosial kita masing-masing dengan tetap di rumah, tidak melakukan perjalanan, tidak mudik. Kita melakukan itu bukan karena dipaksa aturan, tetapi karena kesadaran bahwa kita tidak ingin sakit, dan tidak ingin menulari orang lain,” kata Yurianto.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top