HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Ada lima Ormas di Saereri yang terdaftar di Kesbangpol Biak Numfor

Gabungan mahasiswa dan ormas dalam satu barisan saat melakukan aksi demonstrasi di Manokwari senin kemarin. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).
Ada lima Ormas di Saereri yang terdaftar di Kesbangpol Biak Numfor 1 i Papua
Gabungan mahasiswa dan ormas dalam satu barisan saat melakukan aksi demonstrasi di Manokwari senin kemarin. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).

Pengawasan Ormas dilakukan Pemkab melalui Bakesbangpol harus didukung untuk mencegah adanya organisasi masyarakat agar tidak bertentangan dengan norma hukum yang berlaku.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Biak, Jubi – Terdapat lima Organisasi kemasyarakatan (Ormas) berupa Lembaga Musyawarah Adat (LMA) Teluk Saereri yang telah terdaftar dan memiliki izin kegiatan di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbang) Kabupaten Biak Numfor. Lembaga itu dinilai sebagai mitra kerja pemerintah untuk membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera.

Ada lima Ormas di Saereri yang terdaftar di Kesbangpol Biak Numfor 2 i Papua

“LMA Teluk Saereri sebagai representatif organisasi dari masyarakat adat, sehingga keberadaannya harus terdaftar dalam mengawal program pembangunan pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat di Tanah Papua,” ujar Ketua LMA Saereri Perwakilan Jakarta, George Mansnandifu, di Biak, Minggu, (8/12/2019)

Baca juga : Ormas di Kota Jayapura diimbau segera mendaftar ulang

Keberadaan pengurus LMA Teluk Saereri dengan berbagai latar belakang yang mempunyai kepedulian terhadap kepentingan masyarakat dalam berperan aktif membangun warga Papua yang sejahtera dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lapangan pekerjaan.

George berharap jajaran pengurus LMA Teluk Saereri senantiasa menjaga kebersamaan dalam menjalankan roda organisasi untuk bermitra dengan pemerintah daerah.

Loading...
;

“Organisasi kemasyarakatan adat LMA harus berdiri sejajar dengan pemerintah dalam membangun daerah, sehingga warga asli orang Papua hidup sejahtera di atas tanah negerinya sendiri,” ujar George Mansnandifu menambahkan.

Menurut George pengawasan Ormas dilakukan Pemkab melalui Bakesbangpol harus didukung untuk mencegah adanya organisasi masyarakat agar tidak bertentangan dengan norma hukum yang berlaku. Tercatat data organisasi kemasyarakatan yang terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik setempat, sebanyak 100 organisasi terdiri LSM, yayasan, paguyuban masyarakat nusantara, organisasi keagamaan serta organisasi profesi. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top