Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Ada rekomendasi PSU, disinyalir ada kecurangan demokrasi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi – Anggota Komisi I DPR Papua yang membidangi Pemerintahan, Politik, Hukum dan HAM, Ruben Magai menyatakan, daerah di Papua yang melaksanakan Pilkada serentak, 15 Februari 2017 dan berujung adanya rekomendasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) oleh Panwas Pilkada, itu menandakan ada kecurangan dalam pelaksanaan pesta demokrasi.

"Ini artinya demokrasi dicurangi. Kalau dalam prosesnya, pelaksanaan demokrasi sudah menyimpang dari yang semestinya, maka akan ada rekomendasi PSU," kata Ruben, Selasa (14/3/2017).

Ada rekomendasi PSU, disinyalir ada kecurangan demokrasi 1 i Papua

Dalam Pilkada serentak 2017 beberapa daerah di Papua direkomendasikan PSU diantaranya, Kepulauan Yapen, Kabupaten Jayapura dan Tolikara. Namun untuk Tolikara, KPUD setempat tidak menindaklanjuti rekomendasi PSU oleh Panwas setempat dengan alasan, rekomendasi tersebut sudah kadaluarasa.

"Yapen sudah PSU. Kabupaten Jayapura yang belum. Di Kabupaten Jayapura ada anggota Kelompok Penyelenggaran Pemungutan Suara (KPPS) yang bertugas di 236 TPS bermasalah. Diganti. Tidak sesuai SK KPUD," ujarnya.

Katanya, kalau penyelenggara Pilkada tingkat bawah semisal KPPS bermasalah, ini sudah tidak benar. Makanya Panwas merekomendasikan PSU, dan KPUD menindaklanjutinya.

Dalam kasus pelanggaran Pilkada Kabupaten Jayapura, Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Jayapura telah memeriksa sebanyak 788 orang anggota KPPS yang bertugas di 229 TPS ketika pelaksanaan Pilkada.

Loading...
;

Kapolres Jayapura, AKBP Gustav Urbina mengatakan, pelanggaran Pilkada tidak hanya masalah administrasi, namun juga pidana. Ia memastikan akan ada yang dijebloskan ke penjara terkait pelanggaran itu.

"Sekarang sedang disidik mengenai petugas KPPS yang tidak resmi. Ini bukan hanya administrasi, tapi pidana. Ke depan, akan ada yang dipenjara. Saya pastikan itu. Kasus ini sudah menjadi perhatian pemerintah pusat," kata Gustav Urbinas pekan lalu. (*)

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top