Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Ada tersangka baru di rusuh Wamena

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol A.M. Kamal - Jubi/Arjuna Pademme.
Ada tersangka baru di rusuh Wamena 1 i Papua
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol A.M. Kamal – Jubi/Arjuna Pademme.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jubi, Jayapura – Kepolisian Resor Jayawijaya, Papua kembali menetapkan satu tersangka baru demonstrasi rusuh di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya pada 23 September 2019.

Juru bicara Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengatakan tersangka baru tersebut berinisial LE, yang ditangkap di daerah Yapis Kota Wamena beberapa hari lalu.

Ada tersangka baru di rusuh Wamena 2 i Papua

“Untuk kasus Wamena, kemarin sebanyak 12 tersangka, sekarang ada 14 tersangka. Ini tidak terlepas dari bantuan CCTV yang ada di Kota Wamena. Dari bukti-bukti dan petunjuk yang dikumpulkan serta keterangan saksi, sehingga LE dapat kita tangkap,” kata Kombes Pol A.M Kamal dalam keterangan persnya, Kamis (10/10/2019).

Menurutnya, polisi juga berhasil menangkap satu dari tiga tersangka yang masuk daftar pencarian orang atau DPO, yakni berinisial B. Ia ditangkap di sekitar Homehome, pinggiran Kota Wamena pada Selasa (8/10/2019).

“Peran LE termasuk memprovokasi melakukan kekerasan terhadap barang dan orang di Wamena. Kami masih dalami apakah (LE) mahasiswa, atau anggota organisasi tertentu. Hingga kini masih dua orang tersangka masuk DPO,” ujarnya.

Katanya, selama dua bulan terakhir sebanyak 93 orang ditetapkan sebagai tersangka dalam insiden di sejumlah daerah di Papua di antaranya Deiyai, Timika, Kota Jayapura, Wamena dan Pegunungan Bintang.

Loading...
;

“Untuk situasi Kamtibmas di Papua pada umumnya kondusif. Semoga ke depan lebih kondusif agar aktivitas masyarakat di Papua semakin baik,” ucapnya.

Sementara itu, Andris satu diantara warga Wamena yang pasca-kejadian mengungsi ke rumah kerabatnya di Jayapura selama beberapa pekan mengatakan, ia bersama kedua anak dan istrinya berencana kembali ke Wamena dalam waktu dekat.

“Sedang tunggu jadwal keberangkatan. Katanya sudah aman di sana (Wamena),” kata Andris kepada Jubi.

Menurutnya, saat kejadian rumah toko yang disewanya luput dari amuk massa. Namun ia memilih mengungsi sementara ke Jayapura karena khawatir terjadi aksi susulan. (*)

Editor: Edho Sinaga

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top