Follow our news chanel

Previous
Next

Agamawan harap pemerintah terbuka soal data pasien Covid-19

Papua
Ilustrasi pandemi Covid-19 - Pexels.com

Papua No.1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Bupati Mathius Awoitauw berharap kalangan agamawan turut aktif dalam menanggulangi pandemi Covid-19 di Sentani. Ibukota Kabupaten Jayapura tersebut masih menyandang status zona merah penyebaran virus corona, penyebab Covid-19.

“Penanggulangan pandemi Covid-19 bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, melainkan semua pihak. Jadi, mari saling menjaga diri agar terhindar dari penyebaran (infeksi) corona,” kata Bupati Awoitauw, Jumat (17/7/2020).

Dia menegaskan upaya pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19 tidak akan pernah berhasil jika masyarakatnya tidak peduli. Karena itu, mereka harus tetap menaati pelaksanaan protokol kesehatan dalam aktvitas sehari-hari.  “Kami sudah meminta pendeta dan pelayan Gereja membantu menyosialisasikan (protokol kesehatan) kepada jemaat mereka.”

Pengurus Klasis Gereja Kristen Injili (GKI) Sentani Pendeta Navy Kastanya menyatakan mereka membutuhkan informasi akurat mengenai pasien yang telah dinyatakan positif Covid-19. Hal itu untuk mengefektifkan pelayanan terhadap jemaat.

“Kami berkewajiban melayani jemaat secara individual sehingga bukan sekadar sosialisasi. Kami juga memiliki kode etik sehingga identitas pasien (jemaat) bisa tetap terjaga kerahasiaannya. Kalau gugus tugas (percepatan penanggulangan Covid-19) tidak memberi data tersebut, bagaimana pelayanan kami dapat berjalan sesuai harapan (efektif),” jelas Kastanya. (*)

 

Editor: Aries Munandar

Loading...
;

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top