Follow our news chanel

Air laut di Pantai Hamadi naik

Air laut naik hingga genangi pondok dan mendekati daratan Pantai Hamadi. - Jubi/Ramah
Air laut di Pantai Hamadi naik 1 i Papua
Air laut naik hingga genangi pondok dan mendekati daratan Pantai Hamadi. – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Akibat air pasang, air laut di Pantai Hamadi naik hingga menggenangi pondok dan para-para milik pengelola pantai. Genangan air laut tersebut naik mendekati daratan pantai.

Pantauan Jubi, Sabtu (30/11/19) para-para milik pengelola pantai sebagian hampir tertutup sedimen pasir, menutupi area parkir kendaraan. Bahkan ada juga warga yang tetap mandi meski angin kencang dan air laut berombak besar.

Menurut salah satu pengelola pondok di Pantai Hamadi, Olof Hay mengatakan sudah dua hari berturut-turut ombak di Pantai Hamadi naik akibat angin kencang. Bahkan hampir dalam sebulan air laut di Pantai Hamadi tak pernah surut, namun tetap tenang (belum berombak).

“Air masuk tidak bisa lagi keluar, malah tambah naik sudah lewat pondok-pondok. Air laut ini juga bawa pasir. Jadi, tidak tahu, kalau ini berlangsung sampai empat hari ke depan berarti pantai sudah tenggelam,” kata Hay.

Menurut Hay, air laut naik hingga mendekati daratan pantai terjadi setiap lima tahun, sehingga kejadian itu baginya suatu hal yang biasa.

“Kalau korban jiwa selama ini belum ada. Nanti, kembali lagi seperti biasa karena kami tahu ini kejadian alam. Warga yang berwisata juga harus hati-hati karena air ini sudah sebatas lutut orang dewasa,” jelas Hay.

Loading...
;

Meski demikian, Hay mengaku antusias warga untuk berwisata di Pantai Hamadi sangat tinggi, namun tak seramai dua hari sebelum air laut naik.

“Setiap hari rata-rata saya dapat Rp 2 juta bahkan sampai Rp 2,5 juta (untuk sewa pondok dan para-para) tapi sudah dua hari ini saya dapat paling banyak Rp 1 juta karena kurang warga yang datang,” ujar Hay.

Salah satu pengujung pantai, Rendy mengaku tetap berwisata namun memilih tidak mandi karena angin kencang disertai ombak besar.

“Ada rasa takut juga karena tadi malam saya lihat ketinggian air mencapai satu hingga tiga meter. Bahkan para-para dan pondok milik pengelola pantai tergenang air,” jelas warga Perumnas IV Padang Bulan.

Warga lainnya, Jefry Repasi menuturkan sudah tahu air laut naik, namun tetap berwisata di Pantai Hamadi karena hendak melaksanakan ibadah penutupan tahun pelayanan di lingkungan Jemaat GKI Harapan Abepura.

“Kami sudah jadwalkan untuk ibadah di Pantai Hamadi. Jadi, mau tidak mau karena kami sudah rancang di bulan lalu, maka tetap kami laksanakan jadwal sesuai rencana kami,” jelas Repasi. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top