Follow our news chanel

Previous
Next

Akibat sengketa lahan, PLN tanggung tunggakan Rp1,4 Miliar

Ilustrasi penerangan listrik - Pexels.com.
Akibat sengketa lahan, PLN tanggung tunggakan Rp1,4 Miliar 1 i Papua
Ilustrasi penerangan listrik – Pexels.com.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Pihak PLN sampai saat ini masih menanggung beban tunggakan sebesar Rp1,4 miliar di Nabire. Tunggakan tersebut merupakan buntut konflik kepemilikan lahan dengan warga setempat.

“Beberapa pelanggan belum melunasi tagihan listrik selama bertahun-tahun. Mereka masuk dalam tunggakan berkategori khusus,” kata Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Nabire Robert Rumsaur saat dihubungi melalui telepon, Kamis (16/4/2020).

Rumsaur mengungkapkan para penunggak merupakan warga yang mengklaim kepemilikan lahan yang kini ditempati PLN. Kondisi tersebut telah berlangsung sekitar 11 tahun.

“Keseluruhan ada 46 pelanggan. Ada yang mengklaim hak ulayat, dan ada yang mengklaim hak pengarapan lahan. Persoalan ini sudah disampaikan ke kantor pusat PLN,” ujarnya.

Dia mengatakan berbagai upaya sudah ditempuh untuk menyelesaikan tunggakan tersebut. PLN, misalnya telah menawarkan skema pelunasan melalui empat kali angsuran, tetapi belum ada seorang pun pelanggan mengangsurnya. Mereka juga telah berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk menyelesaikannya.

“Kondisi ini sangat mengganggu pelayanan. PLN menderita kerugian besar karena harus menutupi biaya operasional dan kebutuhan bahan bakar,” ungkapnya.

Loading...
;

Sesuai ketentuan, menurut Rumsaur PLN bisa saja bertindak tegas terhadap para penunggak tersebut. Petugas akan memutus paksa aliran listrik ke rumah mereka. Namun, PLN masih mengedepankan pendekatan persuasif atau kekeluargaan.

Sekretaris Suku Wate Kampung Oyehe Kurios B Duwiri mengaku pihak mereka telah bertemu kembali dengan PLN Nabire, beberapa waktu lalu. Pertemuan itu membicarakan kelanjutan tuntutan atas hak-hak para pemilik ulayat lahan.

“Kami meminta PLN membayar kompensasi (atas penguasaan lahan ulayat). Nanti, (tunggakan tagihan listrik) tinggal dipotong saja dari situ (nilai kompensasi lahan),”  kata Duwiri, mengonfimasi pada kesempatan terpisah. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top