HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Aksesoris adat pantang dikenakan sembarangan

Bupati Mathius Awoitauw saat mengunjungi Kampung Entiyebo di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Senin (18/11/2019) - Jubi/Engelbert Wally.
Aksesoris adat pantang dikenakan sembarangan 1 i Papua
Bupati Mathius Awoitauw (berkemeja puth) saat mengunjungi Kampung Entiyebo di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Senin (18/11/2019) – Jubi/Engelbert Wally

Papua No.1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Penggunaan aksesoris adat memiliki etika dan perlakuan khusus sehingga tidak bisa sembarang dikenakan oleh setiap orang. Saat ini, banyak pihak mulai mengabaikan ketentuan adat yang diwarisi secara turun-temurun itu.

“Pemasangan topi (bermahkotakan hiasan) cenderawsih sering digunakan dalam penyambutan tamu atau acara formal. Topi itu hanya untuk (boleh dikenakan) pria dengan jabatan penting di masyarakat, tidak bisa digunakan sembarangan,” kata Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, Selasa (19/11/2019).

Aksesoris adat pantang dikenakan sembarangan 2 i Papua

Bupati Awoitauw mengingatkan bahwa sakralitas aksesoris adat harus dihormati dan dijaga dengan mempergunakannya sesuai fungsi maupun aturan. Itu lantaran aksesoris tersebut telah menjadi jati diri bagi masyarakat adat.

“Kami di pemerintahan (Kabupaten Jayapura) tidak lagi mengunakan (menabuh) tifa  saat membuka kegiatan. Penggunaan tifa itu juga tidak bisa sembarangan karena harus melalui persetujuan kepala suku,” kata Awoitauw.

Tokoh Masyarakat Adat Sentani Boaz Enok menyatakan ada aksesoris tertentu yang tidak boleh dikenakan oleh siapa pun selain kepala suku. Salah satu aksesoris adat itu ialah topi bermahkotakan hiasan cenderawasih.

“Masyarakat biasa dengan mudah menggunakan topi cenderawasih, yang merupakan (aksesoris) kebesaran seorang kepala suku di berbagai kesempatan. (Kesalahan) ini sudah diperingatkan, tetapi masih saja dilakukan karena tidak memahami aturan adat-istiadat setempat,” kata Enok. (*)

Loading...
;

Editor: Aries Munandar

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa