Follow our news chanel

Previous
Next

Aktifis pertanyakan asal-usul tim penyelesaian kasus HAM Papua

papua
Yan Christian Warinussy, Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari. Papua Barat. (Jubi/Hans Arnold Kapisa)
Aktifis pertanyakan asal-usul tim penyelesaian kasus HAM Papua 1 i Papua
Yan Christian Warinussy, Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari. (Jubi/Hans Arnold Kapisa)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Advokat dan Pembela Hak Asasi Manusia (HAM) di Papua, Yan Christian Warinussy mempertanyakan pernyataan Deputi V Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Bidang Kajian dan Pengelola Isu Polhukam dan HAM Strategis, Jaleswari Pramowardani yang menyebut adanya pembentukan Tim Kerja Penyelesaian Kasus Dugaan Pelanggaran HAM Berat Wasior dan Wamena.

Yan mempertanyakan tentang asal usul tim tersebut dibentuk. Pasalnya, hingga kini tak ada tokoh Papua dan Papua Barat yang dilibatkan dalam tim tersebut. Ia pun heran jika ada pihak yang menyebut tim tersebut dibentuk untuk menyelesaikan kasus pelanggaran HAM di Papua.

“Pertanyaan saya, kapan tim itu dibentuk dan siapa dari Papua maupun Papua Barat yang dia katakan terlibat dalam tim tersebut? Lebih naif lagi, karena pernyataan tersebut bersifat melawan hukum dan menunjukkan ketidak pahaman pada proses hukum yang telah diatur dalam UU RI No.39 Tahun 1999 tentang HAM maupun UU RI No.26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM,” ujar Warinussy dalam rilis persnya kepada Jubi, Rabu (13/3/2019) malam.

Pernyataan tanpa dasar tersebut, kata Yan justru menunjukkan ketidakpahaman jajaran dalam Pemerintahan Presiden Joko Widodo utamanya mengenai mekanisme dan prosedur penyelesaian hukum terhadap kasus-kasus dugaan pelanggaran HAM Berat seperti Wasior dan Wamena.

“Pernyataan itu juga sudah dianggap basi, karena tim yang disebutnya itu selain bersifat melawan hukum, juga sudah tak jelas dan tak pernah ada lagi,” tukas Warinusssy.

Sebelumnya, Deputi V Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Bidang Kajian dan Pengelola Isu Polhukam dan HAM Strategis, Jaleswari Pramowardani, menyatakan bahwa Komnas HAM, Kejaksaan Agung dan Polisi tengah bekerja untuk menyelesaikan semua kasus dugaan pelanggaran HAM di Papua dan Papua Barat, dengan mengumpulkan bukti-buktinya.

Loading...
;

Dia juga menyebutkan untuk penyelesaian kasus dugaan pelanggaran HAM berat seperti kasus Wasior dan Wamena telah dibentuk tim kerja yang juga melibatkan beberapa orang dari Papua dan Papua Barat. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top