Alfredo dan Greg Bukan Jaminan

Jack Kamasan Komboy - Jubi/Arjuna
Jack Kamasan Komboy – Jubi/Arjuna

Jayapura, Jubi – Pergantian pelatih di kubu “Mutiara Hitam” Persipura diajang Torabika Soccer Championship (TSC) dari Jafri Sastra ke Angel Alfredo Vera, pelatih asal Argentina yang pernah menukangi Gresik United bukan jaminan bisa mengembalikan keperkasaan Boaz Solossa dan kawan-kawan di lapangan hijau yang pada ajang TSC belum menemukan bentuk permainan terbaiknya.

Mantan kapten kedua Persipura, Jack Kamasan Komboy mengatakan, manajemen tentu punya berbagai pertimbangan sebelum memutuskan mengganti pelatih. Namun Jack yang kini menekuni dunia politik itu menilai, pergantian nakhodah di kubu “Mutiara Hitam” bukan jaminan.

Begitu juga dengan masuknya mantan pemain Persija Jakarta dan Persebaya, Greg Nwokolo, belum tentu menjadi solusi.

“Ini bisa jadi langkah tepat bisa juga tidak. Siapapun pelatih dan pemain yang bergabung dengan Persipura dia harus bisa menyesuaikan diri dengan karakter permainan tim,” kata Jack, Selasa (2/8/2016).

Kini yang dibutuhkan Persipura bukan seorang penyerang. Barisan lini depan “jenderal lapangan hijau” di Indonesia itu sudah memiliki sederet striker yang kemampuannya diatas rata-rata, termasuk dua rekrutan anyar diawal kompetisi TCS, Boakay Edy Foday dan James Kokolomel.

“Masuknya Greg bukan jaminan. Persipura kini butuh seorang gelandang serang yang bisa berperan mengatur serangan dan menjaga ritme permainan tim. Ini yang tak dimiliki Persipura kini. Harusnya ada gelandang yang bisa memerankan itu. Persipura butuh gelandang seperti Erick Weeks,” ucapnya.

Dalam sebuah tim sepakbola, tak hanya dibutuhkan kejeniusan pelatih. Juru taktik tak bisa bekerja sendiri tanpa ditopang pemain. Pemain harus bisa menerapkan strategi pelatih di lapangan. Begitu pula sebaliknya, pelatih harus memahami karakter permainan tim. Pelatih dan pemain adalah dua sisi yang tak bisa dipisahkan. Harus padu.

Loading...
;

“Persipura salah satu tim besar di Indonesia. Levelnya sudah Asia. Jadi siapapun pelatih harus bisa menyesuaikan dengan karakter perminan tim,” katanya.

Sejak 1 Agustus, manajemen Persipura memutuskan tak lagi menggunakan jasa Jafri Sastra sebagai juru taktik Boaz Solossa dan kawan-kawan.

“Bukan pemecatan. Kami secara profesional menyampaikan kepada Jafri kalau ekspektasi masyarakat Papua kepada Persipura sangat tinggi. Pak Jafri memahami itu,” kata Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano.

Manajemen Persipura sempat kesulitan mencari pengganti Jafri. Namun pilihan akhirnya jatuh pada pelatih asal Argentina, Angel Alfredo Vera. Kehadiran pria Amerika Latin itu diharapkan bisa mengangkat perfoma Persipura,” ucapnya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top