Follow our news chanel

Amankan pilkada, aparat keamanan harus persuasif

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi – Anggota Komisi I DPR Papua bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan HAM, Emus Gwijangge mengingatkan agar aparat keamanan mengedepankan cara-cara persuasif dalam pengamanan Pilkada di Papua, 15 Februari 2017.

Ia mengingatkan agar jangan mengedepankan tindakan refresif. Hal itu justru bisa memicu masalah lain.

"Aparat keamaman dalam mengawal Pilkada serentak harus mengedepankan cara-cara persuasif. Kalau ada wilayah yang dianggap rawan, harus diantisipasi sejak dini. Beberapa hari sebelum hari H," kata Emus, Rabu (8/2/2017).

Peran pasangan kandidat di setiap kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada, 15 Februari mendatang, sangat penting untuk meminimalisir terjadinya gesekan di masyarakat. Dalam bersaing, pasangan kandidat harus mengedepankan cara-cara yang bijak. Bukan justru memaskan situasi dan menghasut pendukungnya. 

"Biarkan rakyat memilih pemimpin yang dinilai tepat untuk lima tahun kedepan. Masyarakat juga jangan gampang terpengaruh isu-isu yang berkembang," ujarnya.

Kalah menang dalam persaingan politik kata politikus Demokrat itu, adalah hal biasa. Mereka yang kalah harus legowo. Terima kekalahan. Berikan selamat kepada kandidat yang menang.

Loading...
;

Sebanyak 4.000 personil gabungan TNI/Polri akan disiagakan mengamankan pelaksanaan pilkada 10 kabupaten dan satu kota, 15 Februari 2017 mendatang.

“Paling penting sinergi TNI, Polri dan pemerintah daerah bersama penyelenggara. Untuk daerah yang dianggap rawan, hampir semua sama,” katanya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top