TERVERIFIKASI FAKTUAL OLEH DEWAN PERS NO: 285/Terverifikasi/K/V/2018

Amnesti Internasional desak Hong Kong usut penyerangan ketua kelompok pro demokrasi

penikaman Papua
Foto ilustrasi - pixabay.com
Amnesti Internasional desak Hong Kong usut penyerangan ketua kelompok pro demokrasi 1 i Papua
Foto ilustrasi – pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Hong Kong, Jubi– Amnesti Internasional mendesak otoritas Hong Kong segera menyelidiki serangan berdarah terhadap pimpinan salah satu kelompok pro-demokrasi menjelang aksi protes lanjutan akhir pekan lalu.

Baca juga : Artis Tiongkok Dan Penyanyi As Raih Penghargaan Amnesti Internasional

Ini pernyataan Amnesty internasional dan Yayasan Pusaka terkait kematian Yudas Gebze

Presiden USTJ mendukung Komnas HAM perpanjang penyelidikan kasus Paniai

Kasus serangan itu merupakan kedua terhadap Jimmy Sham, ketua Front HAM Sipil, sejak aksi protes meningkat di pusat bisnis Asia pada pertengahan Juni. Foto yang beredar di media sosial memperlihatkan dirinya tersungkur dengan berlumuran darah.

“Pihak berwenang harus segera melakukan investigasi serangan mengerikan ini…mengirim sebuah pesan bahwa menargetkan aktivis memilik konsekuensi,” kata kepala kantor regional Asia Timur Amnesty International, Joshua Rosenzweig, Rabu, (16/10/2019).

Ia menyebutkan akan mengirim pesan bahwa serangan semacam itu ditoleransi oleh pihak berwenang.

Tercatat lima orang bertopeng yang mengenakan baju hitam dan diyakini bukan berasal dari China menyerang Sham dengan palu dan pisau lebih dari 10 detik di distrik Mong Kong di semenanjung Kowloon. Polisi mengecam apa yang disebutnya serangan berencana dan berjanji akan menyelidiki itu. Kelompoknya, yang menggelar aksi protes pada Juni, berencana turun ke jalan pada Minggu di distrik tetangga Kowloon, namun pihak berwenang belum mengkonfirmasi apakah aksi tersebut diizinkan. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us