Follow our news chanel

Previous
Next

Anak-anak diharap diberikan waktu mengekspresikan diri

Anak di Taman Kanak-kanak saat mengikuti lomba menyanyi. - Jubi/Ramah
Anak-anak diharap diberikan waktu mengekspresikan diri 1 i Papua
Anak di Taman Kanak-kanak saat mengikuti lomba menyanyi. – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Cliford Korwa, mengatakan anak harus diberikan waktu untuk mengekspresikan diri sehingga membuat anak lebih berkembang.
“Setiap anak punya potensinya masing-masing yang mungkin masih tersembunyi, yang justru bisa membuatnya lebih berkembang ketimbang dipaksakan,” ujar Korwa di Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa (3/3/2020).
Menurut Korwa, era globalisasi atau era 4.0 bagi anak TK/PAUD merupakan usia untuk menumbuhkan ide-ide kreatif, dan lebih banyak belajar pada faktor pendidikan karakter anak melalui teknologi.
“Anak banyak belajar dengan metode outdoor untuk mengembangkan potensi dan menanamkan karakter sejak dini, dengan melihat lingkungan sebagai media pembelajaran,” ujar Korwa.
Secara psikologi, diakui Korwa, dengan mengekspresikan diri, anak dapat belajar melalui sentuhan, gerakan, pendengaran, pengamanan, dan memiliki hubungan dengan anak-anak lainnya (belajar sambil bermain).
“Bukan berarti orang tua bisa memaksakan kehendak terhadap anaknya untuk memilih jalan yang diinginkan orang tua. Biarkan anak memilih hobi dan kegiatan yang disukai selama itu positif,” ujar Korwa.
Meski demikian, dikatakan Korwa, orang tua harus memperhatikan kegiatan yang dilakukan anak-anaknya, sehingga tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang justru merugikan anak.
“Anak-anak diajarkan bertanggung jawab terhadap pilihan dan keputusannya sendiri, belajar mengambil risiko, belajar menanam rasa kepercayaan diri dan memiliki mimpi untuk meraih sesuatu, sehingga menuntun anak bisa sukses lebih cepat,” jelas Korwa.
Salah satu orang tua, Prisila Karibaba, mengatakan keputusan memberikan kebebasan mengekspresikan diri pada anak memang menjadi tuntutan bagi para orang tua, karena hal ini bisa menjadi motivasi anak ke depannya.
“Saya cuma bisa berdoa, berusaha, mengawasi, dan berharap yang terbaik untuk anak saya, dan saya berusaha untuk mendukung pilihan yang diambil karena kalau dilawan sangat berpengaruh pada masa depan,” jelas Karibaba. (*)
Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top