HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Anggaran dipangkas, program pendidikan gratis PNG terancam

Bendahara Ian Ling-Stuckey . - Post-Courier
Bendahara Ian Ling-Stuckey . – Post-Courier

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Port Moresby, Jubi – Pemotongan anggaran dari program pendidikan cuma-cuma adalah salah satu poin utama dari anggaran nasional baru Papua Nugini.

Bendahara Ian Ling-Stuckey telah menyerahkan anggaran AS$ 5,3 miliar, dengan memperkirakan tahun anggaran yang sulit ke depannya akibat ekonomi negara itu menyusut.

Anggaran tersebut termasuk pemotongan 50% atas kebijakan sekolah cuma-cuma, Tuition Fee Free (TFF), yang dimulai pemerintahan mantan Perdana Menteri, Peter O’Neill yang digulingkan pada Mei.

Mengacu pada pemotongan anggaran pendidikan, Ling-Stuckey mengatakan itu adalah tanggung jawab bersama dan bahwa dana itu akan dialihkan untuk biaya pendidikan tinggi yang jauh lebih memberatkan keluarga-keluarga PNG.

Selain memotong anggaran pendidikan, anggaran ini juga mendaftarkan langkah-langkah baru untuk membayar utang negara, gaji pemerintah, dan kenaikan pajak.

Pajak atas produk tembakau dan alkohol tambahan menjadi 25%, sementara langkah-langkah reformasi pajak lainnya termasuk aturan pajak yang disederhanakan untuk membantu UMKM.

Loading...
;

EMTV melaporkan bahwa defisit anggaran sebesar AS $ 1,14 miliar, Ling-Stuckey menyalahkan kejatuhan ekonomi PNG ini pada kepemimpinan mantan Perdana Menteri, Peter O’Neill.

Bendahara itu berkata bahwa selama O’Neill memerintah hampir delapan tahun, rata-rata standar hidup berkurang lebih dari 100 kina per orang per tahun.

Dalam beberapa bulan terakhir, O’Neill telah berulang kali dikritik oleh Ling-Stuckey. Tetapi mantan pemimpin itu berkeras bahwa pengelolaan ekonominya memungkinkan stabilitas fiskal di PNG. Dia juga menuduh pemerintah baru di bawah James Marape telah menakut-nakuti investor.

O’Neill juga telah membela kebijakan TFF, berkata bahwa berkat program ini, lebih banyak anak, terutama anak perempuan, yang dapat bersekolah di seluruh negeri. MP dari dapil Ialibu-Pangia itu memperingatkan agar tidak ada potongan dalam program tersebut.

Sementara itu, Ling-Stuckey juga menerangkan bahwa pasar tenaga kerja PNG untuk 2020 tidak positif. Dia mengulangi perkiraan Bank Dunia dan Bank Pembangunan Asia bahwa penciptaan lapangan kerja resmi telah turun, dari rata-rata 15.000 per tahun menjadi 10.000 selama lima tahun terakhir.

Pihak oposisi memiliki waktu hingga akhir minggu ini untuk mempersiapkan tanggapannya terhadap anggaran itu di parlemen. (RNZI)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa