Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Anggota Brimob tewas dalam kontak tembak di kawasan Freeport

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi – Kepolisian Daerah Papua mengkonfirmasi tewasnya seorang anggota Brimob setelah terjadi kontak tembak dengan kelompok bersenjata di Tembagapura, Kabupaten Mimika. Kelompok bersenjata ini diduga dipimpin oleh Sabinus Waker.

Melalui rilis pers yang dikeluarkan oleh Bidang Humas Polda Papua, Minggu (22/7/2017) dikatakan kontak tembak terjadi sekitar pukul 16.00 WP di dekat Jembatan Utikini.

“Pada hari Minggu tanggal 22 Oktober 2017 sekitar pukul 16.00, anggota Brimob Den B Timika melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata pimpinan Sabinus Waker. Namun pada saat pengejaran tersebut anggota Brimob Den B Timika kembali terlibat kontak senjata dengan kelompok Sabinus waker di daerah Jembatan Utikini Tembagapura,” demikian disampaikan dalam rilis tersebut yang diterima redaksi, Minggu (22/10/2017) malam.

Satu anggota Brimob Den B Timika, Briptu Berry Pramana Putra mengalami luka tembak dan meninggal di TKP dalam kontak tembak itu. Jenazah Berry sudah dievakuasi dari TKP menuju Rumah sakit PT. Freeport Tembagapura.

Satu hari sebelumnya, telah terjadi kontak tembak antara personil Brimob Polda Papua yang dipimpin Ipda Taufik dengan kelompok bersenjata yang sama di Gunung Sangker Kalibua Kampung Utikini di Tembagapura.

Dalam kontak tembak tersebut dua personil Brimob Den B Timika mengalami luka tembak, yakni  Brigpol Mufadol Satuan Brimob Den B Timika dan Barada Alwin Satuan Brimob Den B Timika. Kedua korban sudah dievakuasi  dan telah mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit PT. Freeport  Tembagapura.

Loading...
;

Dikutip tempo.co, Kepala Sub Direktorat Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Papua, Ajun Komisaris Besar Suryadi Diaz, mengatakan bahwa ada sekelompok warga Papua yang tidak senang dengan adanya proyek Freeport.

“Mereka kan memang anti Freeport,” ucap Suryadi.

Suryadi mengatakan penembakan yang terjadi di Mile Point 67,5 Tembagapura itu merupakan gertakan atau teror.

“Korps Brigadir Mobil (Brimob) menduga seperti itu,” ujar Suryadi.

Ia juga mengatakan dua peristiwa tersebut disinyalir memiliki keterkaitan, karena ada indikasi kesamaan pelaku dengan kasus penembakan yang menimpa dua Brimob. (*)

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top