HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Anggota DPR Papua setuju anggarannya dipangkas demi penanganan Covid-19

Foto ilustrasi. pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Makassar, Jubi โ€“ Anggota Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR Papua, Boy Markus Dawir menyatakan setuju jika anggaran kegiatan DPR Papua dipangkas untuk menambah anggaran penanganan pandemi Covid-19 di Papua. Akan tetapi, Dawir menyatakan pengalihan anggaran itu harus tepat sasaran.

“Tidak masalah [jika anggaran kegiatan DPR Papua dipangkas dan dialihkan], selama benar-benar dimanfaatkan tepat sasaran. Bahkan kalau bisa anggaran [kegiatan] empat pimpinan DPR Papua dipangkas lebih banyak, karena anggaran [kegiatan] pimpinan lebih besar dari anggaran para anggota,” kata Dawir melalui panggilan telepon pada Minggu (5/4/2020).

Menurut Sekretaris Fraksi Demokrat DPR Papua itu, dalam rapat Badan Anggaran DPR Papua beberapa waktu lalu, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Papua memperkirakan penanganan pandemi Covid-19 di Papua membutuhkan anggaran Rp170 miliar. Namun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua baru mengalokasikan anggaran Rp25 miliar untuk penanganan Covid-19.

“Kami Fraksi Demokrat DPR Papua tidak mempermasalahkan pemangkasan anggaran kegiatan anggota dewan. Kami sepenuhnya mendukung upaya Pemprov Papuaย  menangani Covid-19 di Papua,” ujarnya.

Sekretaris DPR Papua, Juliana Waromi mengatakan pihaknya telah mengalihkan anggaran senilai Rp20 miliar dalam Daftar Pelaksanaan Anggaran Sekretariat DPR Papua untuk menambah anggaran Pemprov Papua menangani Covid-19. Menurutnya, anggaran yang dialihkan itu diambil dari pos pembiayaan kegiatan DPR Papua yang tidak mendesak, termasuk anggaran perjalanan dinas para anggota.

“Dananya kami alihkan untuk penanganan dan pencegahan Covid-19. Itu merupakan agenda prioritas yang mesti dikerjakan pemerintah,” kata Juliana Waromi.

Loading...
;

Juru bicara Satgas penanganan Covid-19 Papua, Dr Silwanus Sumule mengatakan penanganan Covid-19 di Papua membutuhkan anggaran sekitar Rp 950 miliar. Menurut Sumule, dalam waktu dekat pihaknya akan menyampaikan hasil kajian dan kebutuhan anggaran tersebut kepada pimpinan daerah.

Baca juga  Kapolri diminta menarik pasukannya dari Papua

“Itu sudah mencakup berbagai aspek. Kajian yang sudah kami buat tidak hanya dari aspek peralatan medis, ketersediaan obat, kekurangan fasilitas rumah sakit dan tenaga medis. [Kami juga menghitung] aspek lain misalnya ekonomi, keamanan, sosial, dan lainnya,” kata Sumule.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa