Follow our news chanel

Anggota TNI ini diadili dengan tuduhan asusila

Anggota TNI ini diadili dengan tuduhan asusila 1 i Papua
Ilustrasi hukum – Jubi/pixabay.com

Dalam tuntutan yang dibacakan oleh oditur menyebutkan pelaku melakukan tindakannya secara berulang.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Denpasar, Jubi – Pengadilan Milliter III-14 Denpasar mengadili seorang anggota TNI berinisial DS yang didakwa melakukan tindakan asusila. Dalam tuntutan yang dibacakan oleh oditur menyebutkan pelaku melakukan tindakannya secara berulang.

“Itu dilakukan pada tahun 2017 hingga 2018 di sejumlah lokasi,” kata Oditur Letkol CHK I Putu Gede Budiadi, saat membacakan dakwaan alternatif pertama, di Denpasar, Rabu, (11/3/2020) kemarin.

Baca juga : Polisi dan TNI masih cari pelaku penembakan di Distrik Jila  

Pos TNI di Banti Mimika ditembaki kelompok bersenjata

Penembak di Pegubin diduga memakai senjata TNI

Loading...
;

Dalam persidangan, oditur menjelaskan bahwa perbuatan terdakwa diatur dalam pasal 281 ke-1 KUHP dan 103 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Militer. Gede Budiadi menjelaskan pelaku menggunakan media sosial untuk melakukan aksinya.

“Termasuk pada bulan September 2017 terdakwa mengenal saksi 1 berinisial R melalui media sosial instagram hingga bertemu di salah satu hotel di Denpasar,” kata Gede menambahkan.

Sedangkan saat perkenalan terdakwa memakai nama samaran kemudian mengajak korban ke suatu tempat. “Termasuk terdakwa dengan saksi 1 tidak ada hubungan keluarga,” ujar Gede menjelaskan.

Penasihat hukum terdakwa, Indra Putra, saat membacakan eksepsinya menyatakan tuduhan yang dilakukan kepada klienya tidak tepat. “Pasal tersebut berbunyi barang siapa dengan sengaja dan terbuka melanggar kesusilaan,” kata Indra.

Menurut dia kesusilaan yang dimaksud adalah setiap tempat yang dapat dilihat oleh orang banyak misalnya di pinggir jalan, di gedung bioskop, dan seterusnya. “Sedangkan di kamar hotel yang dijadikan tempat kejadian perkara (TKP) bukanlah tempat yang memenuhi syarat sebagai tepat terbuka,” ujar Indra menjelaskan.

Selain itu penasihat hukum terdakwa mengatakan bahwa selama terdakwa bertugas di Kodam IX Udayana sampai dengan adanya perkara ini telah melakukan tugas dengan baik dan memiliki kinerja baik. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top