Follow our news chanel

Previous
Next

Angin kencang tumbangkan pohon dan menghantam rumah warga di Bintuni

Foto ilustrasi pohon tumbang. -pixabay.com
Angin kencang tumbangkan pohon dan menghantam rumah warga di Bintuni 1 i Papua
Foto ilustrasi pohon tumbang. -pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Angin kencang merobohkan pohon dan menghantam sebuah rumah warga di wilayah Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, pada Rabu (4/12/2019).

Seorang warga dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka, setelah tertimpa reruntuhan bangunan rumahnya. Korban diketahui bernama Mariana (16) itu terjebak dalam reruntuhan. Penyelamatan baru bisa dilakukan setelah Tim Rescue dari Kantor Pencarian dan Pertolongan pos Bintuni, yang datang ke lokasi.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Bintuni, Parlin Marbun yang dihubungi dari Manokwari, Rabu (4/12/2019), menjelaskan peristiwa ini diketahui setelah memperoleh laporan dari warga atas nama Daud Renitiruma pada pukul 08.30 WIT.

“Dari keterangan warga, angin kencang itu terjadi sekitar pukul 07.55 WIT. Laporan masuk ke kami sekitar 35 menit setelah peristiwa,” kata Parlin.

Ia mengutarakan, angin kencang terjadi pagi itu merobohkan pohon kelapa dan menimpa rumah warga.

“Kebetulan pagi itu, korban berada di dalam rumah tersebut. Saat kami temukan korban dalam kondisi sadar tapi lemas dan ada sejumlah luka pada kakinya,” kata Parlin lagi.

Loading...
;

Enam personel Tim Rescue diterjunkan. Peralatan evakuasi serta ekstrikasi dibawa menuju tempat kejadian yang berada di perumahan Jl. Sambo Kelurahan Bintuni Timur tersebut.

Saat tiba di lokasi, ujarnya, tim bergegas mengecek kondisi rumah lalu membuka akses masuk dan memanggil korban untuk memastikan kondisi kesadaran korban.

“Begitu tim melakukan clearing area dan bisa mengakses korban, tim segera mengeluarkan korban ke tempat aman. Korban Mariana sadar namun lemas dan mengalami luka lecet serta memar di kaki akibat tertimpa atap dapur, karena pada saat kejadian Mariana berada di dapur,” katanya lagi.

Setelah ditemukan, Mariana langsung dibawa menuju rumah sakit umum Bintuni dalam keadaan selamat.

Belum lama ini, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di wilayah Papua dan Papua Barat pada dua hari ke depan.

Kepala BMKG Stasiun Rendani Manokwari, Denny Putiray di Manokwari, mengatakan gelombang tinggi berpeluang terjadi di perairan utara Papua Barat hingga Papua.

“Termasuk di Kawasan Teluk Cendrawasih bagian utara ada potensi kemunculan angin kencang,” kata Denny, di Papua, Senin (18/11/2019). (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top